Kanalberita.id, Baturaja—Universitas Baturaja (UNBARA) mewisuda sebanyak 289 sarjana baru dari 19 program studi. Wisuda pascasarjana Angkatan VIII dan program sarjana angkatan XXXVI Universitas Baturaja di Gedung Kesenian Baturaja, Rabu (1/4/2026).

Wisuda dipimpin Ketua Senat Universitas Baturaja DR Munajat SP MSi dan dihadiri oleh Bupati OKU diwakili Asisten II H Hasan HD, MSE dan Forkopimda OKU. Tampak hadir juga Ketua L2DIKTI Wilayah II Palembang diwakili Kabag Umum Fansyuri Dwi Putra SE MSi, Ketua Yayasan Sebimbing Sekundang (YPSS) diwakili Romson Fitri SH MH, perwakilan perbankan, PT Semen Baturaja Tbk serta perguruan tinggi yang ada di Kabupaten OKU.

Rektor Unbara Ir Hj Lindawati MZ MT mengatakan sejumlah 289 orang lulusan dari berbagai fakultas diwisuda. Dengan rincian, Program Magister sebanyak 13 lulusan (Program Studi Ekonomi Pertanian 4 lulusan dan Program Studi Manajemen 9 lulusan). Kemudian Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 93 lulusan, Fakultas Pertanian sebanyak 7 lulusan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 5 lulusan, Fakultas Teknik sebanyak 88 lulusan dan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Hukum sebanyak 83 lulusan. Hingga saat ini alumni Universitas Baturaja sudah tercatat sebanyak 14.214 orang.

Pada wisuda angkatan XXXVI Universitas Baturaja ini juga menetapkan 4 mahasiswa yang terpilih menjadi lulusan berprestasi, yang terdiri dari 3 lulusan berprestasi dari program sarjana dan 1lulusan dari program Magister. UNBARA saat ini memiliki 3 prodi S2, 15 Prodi S1 dan 1 Prodi Profesi (PPG). Saat ini UNBARA memiliki 156 orang Dosen yang terdiri dari 2 Guru Besar, 27 Dosen bergelar doktor, 127 orang dosen bergelar magister dan 20 dosen saat ini sedang menempuh pendidikan Doktoral, saat ini 85 persen Dosen UNBARA telah tersertifikasi. Kemajuan Universitas Baturaja saat ini bukanlah semata-mata hasil dari upaya sivitas akademikanya saja, melainkan juga karena peran besar para alumninya. Reputasi Universitas Baturaja di mata publik sangat ditentukan oleh kiprah dan integritas Saudara di tengah masyarakat.

Dikatakan Rektor, lulusan perguruan tinggi tidak lagi hanya dituntut memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi, kreativitas, kemampuan adaptasi, serta memiliki karakter yang kuat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Program Kampus Bedampak sebagai lanjutan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga di luar kampus di dunia kerja, di masyarakat, maupun melalui riset dan inovasi. Pendidikan terkini menuntut untuk melahirkan generasi yang siap menghadapi dunia nyata dengan lebih fleksibel, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan.

Dalam konteks ini, Universitas Baturaja berkomitmen untuk menjadi kampus yang berdampak. Artinya, kehadiran Unbara bukan hanya untuk mencetak lulusan, tetapi juga untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara. Melalui kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), penguatan kerja sama dengan dunia industri dan pemerintah daerah, pengembangan riset, serta program pengabdian kepada masyarakat, Universitas Baturaja ingin memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang lahir dari kampus ini benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Kampus berdampak berarti mahasiswa dan lulusan Unbara harus mampu menjadi agen perubahan—menciptakan solusi, memberdayakan masyarakat, dan menjadi motor bagi penggerak kemajuan.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan berdasarkan surat Keputusan dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 1789/B2/GT.00.08/2025 pada tanggal 24 Desember 2025 Tentang Pelaksanaan Perkuliahan PPG Calon Guru Tahun 2026 universitas Baturaja terkhusus program studi PPG telah melaksanakan perkuliahan untuk mahasiswa PPG Calon Guru sejak bulan Februari 2026.
Sedangkan Bupati OKU diwakili Asisten II H Hasan HD, MSE dalam sambutannya mengatakan, pihaknya bangga dan bahagia dan mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati. Wisuda ini kata Bupati, bukan akhir tapi awal pengabdian dimasa mendatang untuk mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat di bangku kuliah. Bupati OKU berharap lulusan Unbara memiliki skill dan kompetitif sehingga mampu bersaing du bursa kerja. Para wisudawan/wisudawati dihimbau tidak hanya menggantungkan cita-citanya seputar ASN karena kedepan penerimaan ASN sangat terbatas. Peluang kerja terbuka luas bukan hanya berkarier di ASN asalkan memiliki skill dan kompetitif” imbuh Bupati OKU.(edo)






