Kanalberita.id, Baturaja—Sebanyak 481 mahasiswa UNBARA (Universtas Baturaja) yang mengikutin kegiataaan KKN angkatan ke-36 dilepas keberangkantannya menuju Kecamatan Lubuk Raja Baturamarta oleh Bupati OKU diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Husmin SP MM dari Kampus UNBARA, Kamis (8/1/2026).

Rektor UNBARA Ir Hj Lindawati MZ, MT didampingi Ketua LPPM Dr Fifian Permatasari dalam laporannya menyampaikan KKN angkatan ke-36 ini sudah mendapat izin dari Pemerintah Kabupaten OKU dan KKN. Kali ini pelaksanaannya akan berlangsung pada tanggal 9 Januari 2026 hingga 18 Februari 2026. Peserta KKN berjumlah 481 orang dengan rincian Fakultas Ekonomi dan Bianis sebanyak 158 orang, Fakultas Teknik dan Komputer sebanyak 128 orang, Fakultas ISIP dan Hukum sebanyahak 107 orang, Fakultas Pertanian sebanyak 18 orang dan Fakultas Keguruan dan Ilmu sebanyak 70 orang. Sedangkan lokasi KKN tersebar di 7 desa di Kecamatan Lubukraja (Desa Batumarta I, Desa Batuwinangun, Desa Batu Raden, Desa Batumarta II, Desa Marta Jaya, Desa Lekis Rejo, dan Desa Lubuk Banjar).

Acara ditandai dengan pemasangan jaket KKN oleh Staf Ahli Bupati OKU Husmin SP MM, Rektor Unbara Ir Hj Lindawati MZ, MT, Kabag Ren Polres OKU AKP Rusamsi, Camat Lubukraja Ogan Amri SSTP MSi, Danramil 403-13 Kapten CZI Nosi Yudi. Dikesempatan itu Universitas Baturaja dan 7 desa dalam Kecamatan Lubukraja menandatangani MoU dalam bentuk kerjasama penelitian dan pengabdian yang akan menjadi desa binaan Universitas Baturaja. MoU diteken oleh Ketua LPPM Dr Fifian Permatasari dan 7 kepala dea Kecamatan Lubukraja.

Ketua LPPM Unbara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Kedaton Peninjauan Raya dan Kepala desa tujuan KKN. Kerjasama ini akan terlaksana dengan baik hingga peran serta Universitas Baturaja (UNBARA) sebagai Perguruan Tinggi yang hadir di tengah-tengah masyarakat dapat terus dirasakan. Dapat menambah jumlah penelitian dan pengabdian dosen serta meningkatkan keterlibatan mahasiswa di tengah-tengah masyarakat. Di masa mendatang, diharapkan peran serta Unbara dalam meningaktakan perekonomian masyarakat desa dapat terwujud melalui pendampingan, KKN mahasiswa, pelatihan dan transfer ilmu yang diberikan kepada masyarakat.

Sementara itu Rektor UNBARA Ir Hj Lindawati MT mengatakan, KKN di UNBARA adalah salah satu program wajib dalam setiap tahun akademik bagi para mahasiswa, sebelum masa purna mahasiswa akan mengikuti kegiatan akademik dan dinyatakan lulus sebagai sarjana (S-1), KKN ini menjadi mata kuliah wajib.

Tujuan KKN ini diantaranya adalah meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) terhadap realitas kehidupan bermasyarakat, meningkatkan tanggung-jawab pribadi dan sosial (personal and social responsibility) terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Selain itu meningkatkan kesadaran diri terhadap peran sosial (self-awareness of social role) dan perannya selaku akademisi (self-awareness of academician role) yang akan hidup berdampingan di tengah-tengah lingkungan kemasyarakatan, benar-benar dapat diwujudkan.

Di antara keragaman implementasi misi Tri Dharma Perguruan Tinggi (yang di dalamnya, mencakup : Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat) oleh institusi dan civitas akademika UNBARA. Menurut Rektor, pengabdian masyarakat seperti KKN ini tetap menjadi pilihan yang baik untuk mewujudkan sinergitas antara masyarakat kampus dan masyarakat di luar kampus. Karena sifat dari kegiatan KKN ini adalah menerapkan ilmu pengetahuan teoretik (applying of knowledge and science) yang telah diterima mahasiswa selama menempuh studi di bangku perkuliahan dan memberikannya kepada masyarakat sebagai wahana pengetahuan praktis (transfering of knowledge).

Sedangkan Bupati OKU dalam sambutan tertulis yang disampaikan Staf Ahli Bidang Pembangunan Husmin SP MM berpesan kepada mahasiswa KKN senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kearipan lokal. “pandai-pandailah menjaga diri, menjaga nama baik almamater dan bersosialisasi dengan baik ditengah-tengah masyarakat” pesan Bupati. (edo)







