Desa Lubuk Leban OKU Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

oleh -149 Dilihat
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd dan Kapala Dinas Perikanan Kabupaten OKU Juarsah SE MM aundiensi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta. Foto dokumen Prokopim Setda OKU.
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd dan Kapala Dinas Perikanan Kabupaten OKU Juarsah SE MM aundiensi ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta. Foto dokumen Prokopim Setda OKU.

Kanalberita.id, Baturaja—Desa Lubuk Leban Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu Propinsi Sumatera Selatan diusulkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.

Usulan itu telah disampaikan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd ke Dirjen Perikanan Tangkap saat audiensi ke Kementrian Kelautan Dan Perikanan sekaligus sikronisasi program kerja daerah dan pusat di Gedung KKP RI Jakarta. Bupati OKU didampingi  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKU Juarsyah SSos MM kepada wartawan, Jumat (16/1/2026) menjelaskan, dalam audiensi tersebut diterima  oleh Direktur Rumput Laut Dirjen Perikanan Budaya Ir Nono Hartanto M.Aq, Direktur Pengolahan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Ir Tri Aris Wibowo MSi dan Direktur Usaha Penangkapan Ikan Dirjen Perikanan Tangkap,  Ukon Ahmat Furkon, ST MSi.

Baca Juga :  HUT DWP OKU Ke-24 Bertabur Penghargaan

Menurut Bupati OKU dipilihnya Desa Lubuk Leban Jadi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sungai Lubuk Leban karena Desa Lubuk Leban memenuhi kreteria untuk dijadikan  Kampung Nelayan Merah Putih .Syarat utama KNMP adalah mayoritas penduduknya (minimal 80%) adalah nelayan/pembudidaya, memiliki lahan jelas minimal  1 hektare untuk fasilitas terintegrasi, potensi sumber daya perikanan/wisata bahari, dan komitmen membentuk KNMP  penggerak ekonomi lokal.  “Dari hasil survei di Kabupaten OKU hasilnya Desa Lubuk Leban yang memenuhi kreteria ini” urai Kadin Perikanan. Meliputi jumlah  penduduk Desa Lubuk Leban   954 jiwa dari jumlah ini 80 persen diantaranya berprofesi sebagai nelayan didukung dengan perahu-perahu nelayan ini menangkap ikan dengan cara dan alat yang tradisional seperti jala, pancing, jaring dan lainnya. Ikan yang didapat meliputi ikan baung, patin, seluang dan lainnya.

Baca Juga :  Studio Foto Adiwarna Baturaja Gelar Buka Bersama

Untuk produksi ikan tangkap di OKU 1.498,73 ton  dari jumlah itu 6 persen (89,80 kg) disumbang oleh nelayan Desa Lubuk Leban. Sebagai  informasi, prudksi ikan di Kabupaten OKU bersumber dari produksi ikan tangkap ( 1.498,73 ton/tahun)   dan produksi ikan budidaya sebanyak (765,7 ton /tahun). Sednagkan tingkat  konsumsi ikan sebanyak 39,75 Kg/Kapita/tahun. (data tahun 2024). Di desa seluas  34,13 kilo meter persegi initersedianya lahan  terintegrasi minimal 1 hektar yang sudah disiapkan masyarakat setempat luas areal  yang dicadangkan ini memenuhi syarat untuk menjadikan Desa Lubuk Leban sebagai KNMP .

Baca Juga :  Keluarga Alyudi Desak Polisi Ungkap Pelaku Pembunuhan

Dikesempatan itu Bupati mengatakan,  KNMP merupakan peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan pengendalian inflasi serta menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem. Meningkatkan gizi, kesehatan serta meningkatkan angka konsumsi ikan masyarakat untuk mencegah stunting. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pemanfaatan dan menjaga sumber daya alam. “Kehadiran KNMP ini memiliki Multi effect ekonomi yang bermauara kepada peningkatan kesejahtraan masyarakat secara luas,” urai Bupati. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.