Ketua DPD RI Sultan Dorong Korea Share Technology Perkapalan Dan industry Perikanan Dukung Program Kampung Nelayan 

oleh -58 Dilihat

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan pihaknya konsisten memberikan dukungan terhadap kebijakan dan program yang memperkuat pembangunan maritim Dan industry perikanan nasional.

Hal ini disampaikan Mantan ketua HIPMI Bengkulu itu saat melakukan kunjungan Dan meremikan Kerjasama Maritime Korea-Indonesia di Busan Korea Selatan pada Selasa (01/04).

Dalam pernyataannya, Sultan juga menyoroti pentingnya forum ini sebagai simbol hubungan bilateral yang lebih substantif dan aplikatif antara Indonesia dan Korea Selatan, terutama pada pengembangan pelabuhan pintar, Kampung Nelayan, industri perkapalan, serta energi laut masa depan seperti LNG, amonia, dan hidrogen.

Baca Juga :  Ketut Sumartayasa Dilantik Menjadi Ketua REI OKU RAYA

“Kami mengetahui bahwa Industri kapal perikanan Korea Selatan adalah sektor maju yang mengintegrasikan teknologi tinggi, otomatisasi AI, dan prinsip ramah lingkungan,” ungkapnya.

Sebagai Negara maritim yang sedang membangun ekosistem kawasan industry perikanan melalui program Kampung Nelayan, lanjutnya, Indonesia sangat membutuhkan dukungan dan kerjasama technology perkapalan Dan pengembangan industry perikanan Korea.

“Kami berharap forum ini menjadi jembatan penghubung kebaikan kedua negara bukan hanya dalam konteks ekonomi, tetapi juga dalam pertukaran pengetahuan, share technology, dan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan, ungkapnya.

Ketua DPD RI ke-6 ini juga menyampaikan harapannya agar forum ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan berkembang menjadi platform jangka panjang yang produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Tekan Inflasi Pj Bupati OKU Dorong Kelompok Tani Cabai Survive

“Laut tidak memisahkan kita, tetapi justru menyatukan. Forum ini adalah awal dari arsitektur baru kemitraan IndonesiaKorea yang berbasis kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan, pungkas Sultan.

Forum Kerja Sama Maritim Korea-Indonesia merupakan platform kolaborasi bilateral yang mencakup pertukaran akademik dan teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kerja sama bisnis di sektor maritim.

Forum ini dinisiasi oleh DPD RI bekerja sama dengan Korea Maritime and Ocean University sebagai salah satu perguruan tinggi nasional di Korea Selatan yang memiliki keunggulan pada bidang maritim, teknologi kelautan dan manajemen pelabuhan pintar. Kegiatan melibatkan institusi pendidikan, pemerintah, serta pelaku industri dari kedua negara.

Baca Juga :  Sebanyak 32 Personil Polres OKU Naik Pangkat

Pembentukan forum ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengintegrasikan keunggulan teknologi maritim Korea Selatan seperti smart shipbuilding, pelabuhan pintar dan energi kelautan salaam rangka mendukung program prioritas President Prabowo Kampung Nelayan.

Implementasi kerja sama akan dilakukan melalui berbagai program strategis, antara lain riset bersama, pertukaran pelajar dan peneliti, program pendidikan magister dan doktor, serta forum bisnis tahunan yang mempertemukan pelaku industri kedua negara.

No More Posts Available.

No more pages to load.