Tiga Oknum Anggota POLRI Kena PTDH

oleh -132 Dilihat
Tiga oknum anggota Polres OKU Polda Sumsel mengikuti upacara PTDH (Pemberhentidan Dengan Tidak Hormat) di halaman Mapolres OKU. Foto dokumen polisi.
Tiga oknum anggota Polres OKU Polda Sumsel mengikuti upacara PTDH (Pemberhentidan Dengan Tidak Hormat) di halaman Mapolres OKU. Foto dokumen polisi.

Kanalberita.id, Baturaja—Tiga oknum anggota Polres OKU Polda Sumsel diberhentkan secara tidak hormat  (PTDH) dari dinas Kepolisian Negara republik Indonesia.

Ketiga oknum Polri masing-masing, Briptu Wahyu Dwi Maulana, Briptu Trio Okta Wijaya dan Brigadir Hardianto. Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) dilaksanakan pada upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo SIK MAP. Upacara dihadiri Wakapolres Kompol Eryadi Yuswanto SH MH dan diikuti oleh para Kabag Polres OKU, para Kasat, para Kasi, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres OKU.

Kapolres OKU didampingi Kasi Humas AKP Feri Zulfian kepada Sripo, Selasa (10/3/206) mengatakan, PTDH terhadap tiga oknum Polri tersebut berdasarkan Surat Kapolda Sumatera Selatan Nomor: R/Speng-98/II/OTL/1.1.4/2026/Ro SDM tanggal 5 Februari 2026 tentang Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat dari Dinas Polri. Pelaksanaan PTDH ini merupakan bentuk penegakan disiplin dan komitmen institusi Polri dalam menjaga profesionalitas serta integritas anggota kepolisian. Tindakan tersebut juga mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  AKP Azwan SH MH Jabat Kapolsek Baturaja Timur

Dikatakan Kapolres, pemberhentian dengan tidak hormat terhadap tiga oknum anggota merupakan keputusan dari Kapolda Sumatera Selatan karena telah melanggar kode etik profesi dan ada yang terlibat tindak pidana. Dijelaskan AKBP Endro , ketiga personel tersebut telah memiliki permasalahan sudah sejak lama sebelum dirinya menjabat sebagai Kapolres OKU. Kapolres mengingatkan kepada seluruh personil Polres OKU agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. “Untuk itu saya meminta kepada seluruh personil untuk meninggalkan ego pribadi dan tidak tergoda melakukan hal-hal yang sudah jelas dilarang oleh institusi.” Kapaolres.

Baca Juga :  DPRD OKU Dan Pemerintah Sahkan Propemperda OKU

Dikesempatakan itu Kapolres mengatakan, rem paling kuat dalam menjalankan tugas adalah ketakwaan kepada Allah SWT.Kapolres menegaskan bahwa Polri sangat terbuka bagi personel yang berprestasi dan akan memberikan apresiasi kepada anggota yang bekerja dengan baik. Oleh sebab itu  seluruh personel agar  bersama-sama menjaga diri dan nama baik institusi supaya  Polres OKU tetap bersih dan profesional. Lebih jauh Kapolres mengatakan, upacara PTDH ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa menjaga disiplin, menjunjung tinggi kode etik profesi, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.