Kanalberita.id, Baturaja—Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd mentargetkan angka kemiskinan OKU turun sampai 1 digit. Saat ini masih di 2 digit ( 10,08 Persen) dari jumlah penduduk OKU.

Harapan ini disampaikan Bupati dihadapan peserta rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten OKU tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2027 pemerintah Kabupaten OKU. “Alhamdulillah angka kemiskinan OKU sudah menurun, kita harus berusaha lebih keras lagi hingga sampai di 1 digit dibawah sepuluh, ” tandas Bupati yang juga didampingi Wabup OKU Ir H Marjito Bachri.

Bupati yang juga didampingi Kepala Bappelitbangda Kabupaten OKU Yoyin Arifianto AP MSi kepada wartawan Rabu (11/3/2026) mengatakan pihaknya optimis target ini akan terealisasi berkat dukungan semua pihak khususnnya perangkat daerah yang memiliki kegiatan penanggulangan kemiskinan agar meningkatkan serapan anggarannya. Secara umum, perangkat daerah lain dan sektor swasta di Kabupaten OKU juga harus membantu menurunkan angka kemiskinan. Dikatakan Bupati program dan kegiatan harus memprioritaskan penduduk miskin .
Dikesempatan itu Bupati juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah melakukan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan sehingga serapan anggaran juga tinggi. Ditegaskan bupati, jangan sampai penyerapan anggaran ini terkendala oleh administrasi dan pengadaan barang/jasa pemerintah yang mengakibatkan rendahnya serapan anggaran atau terjadi penumpukan serapan anggaran di akhir tahun. Lebih jauh Bupati mengingatkan bahwa Kementerian Dalam Negeri terus memantau kecepatan daerah dalam menyerap anggaran. Jika serapan anggaran rendah, maka pemerintah pusat bisa saja mengurangi dana transfer ke daerah. Kepada dinas Pendidikan, Kesehatan, PUPR, Perkim, Satpol PP, BPBD, Damkar, dan Dinas Sosial yang melaksanakan kegiatan pemenuhan SPM juga agar memprioritaskan anggarannya untuk SPM. (edo)






