OKU Akan Kelolah Sampah Jadi Energi Alternatif Dengan Teknologi RDF

oleh -56 Dilihat
Bupati OKU H Teddy Meilwansayah SSTP MM MPd meninjau proses pengolahan sampah di RDF Plant Jakarta. Foto dokumen Prokopim OKU
Bupati OKU H Teddy Meilwansayah SSTP MM MPd meninjau proses pengolahan sampah di RDF Plant Jakarta. Foto dokumen Prokopim OKU

Kanalberita.id, Baturaja—Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu akan menglola sampah menjadi energi alternatif dengan teknologi sistim  RDF (Refuse-Derived Fuel).

Bupati OKU melalui Kabag Prokopim Setda OKU Anggut Hiadayat SSTP kepada awak media mengatakan, untuk memercepat terealisasinya program seterategis ini Bupati OKU H Teddy Meilwansayah SSTP MM MPd meninjau langsung proses pengolahan sampah di RDF Plant Jakarta atau Saringan Sampah TB Simatupang.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut diskusi dengan PT Asiana Technologies Lestary, yang mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif.RDF adalah metode pengolahan sampah (khususnya rumah tangga dan anorganik) yang diubah menjadi bahan bakar alternatif bernilai energi tinggi melalui proses pemilahan, pencacahan, dan pengeringan . Produk akhirnya sering disebut “keripik sampah” yang digunakan sebagai pengganti batu bara di industri seperti pabrik semen.

Baca Juga :  H Teddy Meilwansyah Tebar 210 Ribu Ekor Ikan Di Perairan Sungai Ogan

Dalam kunjungan tersebut, Bupati OKU melihat secara langsung cara kerja sistem pengolahan sampah yang mengubah sampah landfill menjadi bahan bakar pengganti bahan bakar fosil yang dibutuhkan industri semen. Teknologi ini diklaim mampu mengolah sampah tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun pungutan biaya pengolahan (Tipping Fee).

Selain mengurangi volume sampah yang menumpuk, skema kerja sama ini juga menawarkan nilai tambah bagi daerah. Perusahaan akan menyewa lahan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang disediakan pemerintah kabupaten, sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Pemkab OKU Gelar Pasar Murah Di Kecamatan Peninjauan

Bupati OKU juga akan menerapkannya di Kabupaten OKU. Menurut Teddy, masalah sampah adalah tantangan utama lingkungan hidup yang harus diselesaikan dengan solusi modern dan menguntungkan.Dikatakan Bupati,  Pemkab OKU  tertarik menerapkan sistem RDF  di OKU. Selama ini pengelolaan sampah masih konvensional dan membebani anggaran. “Teknologi RDF ini solusi tepat, sampah berkurang, lingkungan bersih, dan daerah dapat pemasukan sewa lahan tanpa biaya operasional dari APBD,” jelas Bupati.

Penerapan rencananya akan dilakukan di lahan TPA yang ada di Kabupaten OKU. Pemerintah Kabupaten menargetkan, dengan sistem ini, volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang drastis, sekaligus menjawab kebutuhan industri akan bahan bakar ramah lingkungan.

Baca Juga :  PNS Kecamatan Baturaja Barat Dapat Toyota Rush Hadiah Bank Sumsel Babel Baturaja

Pihak PT Asiana Technologies Lestary melalui Kepala Penjualan Domestik dan Internasional, Boris Evan, menyatakan kesiapan mendukung rencana Pemkab OKU. Boris berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi agar Kabupaten OKU menjadi salah satu daerah percontohan pengelolaan sampah berbasis teknologi di Sumatera Selatan.

Rencana kerja sama ini selanjutnya akan dibahas lebih mendalam bersama Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait di lingkungan Pemkab OKU, guna mematangkan  skema kerja sama dan persiapan lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.