Kanalberita.id, Baturaja—Rumah milik Kristian ( 53) warga Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu hangus dalam musibah kebakaran Rabu (22/6/2026) malam. Selain rumah Kristian kebakaran juga menyambar ke bagunan lainnya yaitu, rumah Bambang Irawan (40), sebagian habis terbakar. Kemudian rumah M Yunus (alm) yang dihuni oleh Wahida (63) rusak ringan dan bangunan gudang desa rusak ringan termasuk tenda, kuris milik desa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini kerugian sementara ditaksir Rp 350 juta.
Menurut informasi kebakaran tersebut terjadi pukul 20.34 WIB, seperti dituturkan oleh saksi atas nama Win Fauzi ( 63) warga Desa Kedaton Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya. Menurut saksi mata api berawal dari gardu listrik yang konsleting, kemudian menyambar ke banngunan rumah Padri yang berada di skeitar gardu. Bangunan rumah yang terbuat dari kayu itu yang mudah terbakar , kebakaran yang terjadi di rumah panggung itu segera dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan. Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut mengajak masyarakat untuk membantu proses pemadaman kebakaran tersebut. Kemudian anggota polisi dari Polsek Peninjauan langsung mengamankan lokasi kebakaran dna mengatur arus lalu lintas .
Kebakaran yang menimpa rumah panggung milik warga Desa Kedaton ini sempat membuat warga desa setempat merasa cemas, menyaksikan korban api membubung tinggi, warga khawatir kebakarna akan merambat ke bangunan lainnya yang sebagian besar terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi kejadian untuk memadamkan api, petugas kebakaran dibantu warga setempat langsung melokalisir kebakraan agar tidak menyebar ke bangunan lain. Setelah petugas damkar berjibaku memadamkan api akhirnya api bisa dijinakkan pukul 22.00 WIB.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo SIK MAP melalui Kapolsek Peninjauan ITP Dedi Iskandar SE menjelaskan, selain bangunan pertama milik Cristian, kebakaran juga menyambar ke bagunan lainnya meliputi bangunan rumah Bambang Irawan (40), sebagian habis terbakar, M Yunus (alm) yang dihuni oleh Wahida (63) rusak ringan dan bangunan gudang desa rusak ringan termasuk tenda, kursi milik desa. (edo)







