IBARAT Rumah buruk yang tak terawat, jangankan mampir memandangnya saja tak sudi. Begitulah gambaran perusahaan daerah yang dulu bernama PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum ) OKU. Puluhan tahun membersamai pelanggan. perusahaan yang menaungi 193 pegawai ini kenyang dengan caci maki. Bahkan labeling sebagai “Perusahaan Paling Jujur”, pernah dialamatkan kepada perusahaan yang berdiri sejak tahun 1997. Terdengar manis namun menyakitkan. Kalau dalam Bahasa Ogan labeling ini masuk kategori Ngenyek atau Nguyok alias mengolok-olok. Labeling yang disematkan ini bagian dari ekpresi kekecewan pelanggan yang menerima air yang disuplai dari PDAM sama persis dengan air bakunya (Sungai Ogan dan Lengkayap) . Ternyata hujatan yang terkadang menyentuh batas ambang kesabaran.ini ternyata menjadi cambuk bagi Dirut Perumda Air Minum Tirta Raja OKU OKU Priode 2024-2029 Drs Bertho Darmo Poedjo Asmanto MBA CIM dan karyawan untuk berlari mengejar impian.

Direktur baru menggandeng tangan semua karyawan yang selama ini nyaris tak berani lagi mengangkat kepala karena terlalu sering mendapat hujatan.Engker sudah ditancapkan, tim yang dinahodai Drs Bertho Darmo Poedjo Asmanto MBA CIM berkomitmen siap berubah mewujudkan tata kelola air di Perumda Tirta Raja menjadi yang terbaik. Berbekal ilmu dan pengalaman yang dimiliki mantan Direktur PAM DKI mengajak pegawai PAM berlari mengejar ketertinggalan. Langkah awal adalah menanda-tangani fakta integritas, membuat komitmen bersama seluruh pegawai mewujudkan mimpi besar bertransformasi Tirta Raja Menuju Smart Water Company. Nama PDAM berubah menjadi Perumda Tirta Raja. Dilanjutkan peluncuran LOGO BARU yang lebih memiliki “Ruh” peluncuran aplikasi absensi digital TIRRA (Singkatan dari Tirta Raja) sebagai simbol perubahan dan inovasi.
Sebagai bagian penting dari derap langkah dan dinamika Perumda Tirta Raja Kabupaten OKU terus melakukan berbagai inovasi untuk pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan. Di era teknologi informasi yang kian berkembang pesat, Perumda Tirta Raja melakukan transformasi digital dengan menerapkan beragam teknologi untuk mendukung operasional pengelolaan air bersih. Dengan membangun fasilitas jaringan dan infrasruktur melalui pemanfaatan TI dengan mengusung konsep “Transfortasi Tirta Raja Menuju Smart Water Company”. Untuk menerapkan teknologi dan penyediaan air layak minum di Kabupaten OKU Ini sejalan dengan visi Perumda Tirta Raja untuk menjadi Smart Water Company yang dalam seluruh pelayanannya ke depan akan mengandalkan kepada pengembangan dan kekuatan teknologi digital, yang akan dicapai secara bertahap.
Transformasi Digital, dengan meluncurkan Aplikasi Absensi “TIRRA” berbasis pengenalan wajah, dan pelatihan teknologi informasi bagi pegawai. Ada WA TIRRA, LOKER, LAPOR TIRRA, PENGURASAN, INFORMASI, Perbaikan, Pelatihan, Movitasi, Edukasi . Survey Kepuasan Pelanggan. Transparansi dan kecepatan penyampaian informasi terkait perbaikan jaringan maupun proses pengurasan bak penampungan air kini dapat diakses secara rutin melalui akun Instagram resmi @perumdatirtaraja.
Dalam hitungan menit pengaduan pelanggan direspon oleh Bagian Planning Deplovment. Setelah laporana masuk melalui APLIKASI LAPOR TIRRA, maka petugas akan mencari titik koordinat di peta jaringan. Setelah mendapatkan lokasi petugas akan langsung meluncur ke lokasi untuk mersepon laporan pelanggan. Bagian Planning Deplovmen berisga 24 jam sistim shiff. Sebagai informasi, seluruh kanal informasi resmi Perumda Tirta Raja kini telah beralih dari akun Instagram lama @loveTirtaRaja ke akun resmi terbaru @perumdatirtaraja yang ada centang birunya. Masyarakat dihimbau untuk mengikuti akun baru tersebut guna mendapatkan informasi yang akurat dan terkini. Langkah ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara Perumda Tirta Raja dan pelanggan, sekaligus mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih transparan dan responsif. Hal ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah daerah dengan institusi penegak hukum. Perumda Air Minum Tirta Raja OKU meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (OKU. Upaya ini dilakukan meningkatkan kontribusi tehadap PAD OKU.
Bertho yang juga lulusan S2 Nanyang Technological (NTU Singapure) focus pada 3 skala prioritasnya. Penyusunan Road Map (Peta Jalan) Perumda Air Minum Tirta Raja, ke-2 pelayanan publik dengan mempercepat pelaksanaan program kerja yang langsung terkait pelayanan publik, baik yang bersifat teknis (kualitas, kuantitas dan kontinuitas air) maupun administratif (pembayaran tagihan, penagihan piutang dan keluhan pelanggan). Ke-3, sustainable Revenue dengan menciptakan pendapatan yang berkesinambungan melalui perkuatan infrastruktur manajemen dan pengembangan bisnis/usaha perusahaan yang dapat meningkatkan kontribusi PAD Kabupaten OKU. Tiga 3 skala prioritas ini sejalan dengan Tagline “Sayangi” OKU yang menjadi Visi Misi Bupati OKU H Teddy Meilwansyah _H Marjito Bahri. Ttagline “Sayangi OKU” yang memiliki makna filosofis , Sejahtera, Nyaman, dan Religius. Tema ini merupakan wujud nyata cinta dan tekad bersama untuk membangun Kabupaten OKU.
Tantangan terbesar mewujudkan tata kelola air di Perumda Tirta Raja OKU menjadi yang terbaik adalah pompa produksi dan pipa –pipa yang rata-rata sudah tua/usang dan tidak terawat harus segera direvitalisasi. Ada 38 pompa yang harus diganti dan 300 km pipa yang terpasng juga haru diganti. Diterapkan preventive maintenance terhadap seluruh pompa PDAM dengan melakukan kontrak-kontrak service sehingga potensi kerusakan pompa dapat dicegah lebih dini.
Beberapa perubahan besar saat ini untuk mendukung sistem manajemen dan pengelolaan suplai air yang bisa diandalkan, perusahaan telah melakukan berbagai perbaikan sistem melalui pemanfaatan teknlogi informasi. Perumda Tirta Raja telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional. Program Pro-Pelanggan, meluncurkan Program 3K (Kenyamanan, Keringanan, Kemudahan) yang mencakup fasilitas ruangan pelayanan yang nyaman, bebas bayar rumah ibadah dan panti asuhan, layanan tangki air gratis, diskon khusus pasang baru, dan lain-lain. Efisiensi dan Pemeliharaan, Mengurangi tingkat kehilangan air (Non Revenue Water/NRW) dari 41,25% menjadi 39,76%, revitalisasi jaringan perpipaan, dan pengurasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) rutin.
Tirta Raja saat ini bisa secara rutin melakukan pengurasan WTP satu kali dalam 3 bulan, yang berdampak kualitas air semakin baik dan bersih. Saat ini Tirta Raja juga membeli 8 unit pompa untuk dalam kota dan 1 unit booster pompa distribusi. Pengadaan 2 unit mobil tangki dan 1 unit pick up operasional. Kemudian Perumda membeli water mater sebanyak 550 unit dan sekarang sedang proses membeli lagi 500 unit sehingga pencatatan pemakaian air lebih akurat. Meningkatkan durasi pengaliran air, dan normalisasi pengaliran di beberapa area.
Penyesuaian Tarif, melakukan penyesuaian tarif air untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi kerugian. Selama kurun waktu 13 tahun tidak pernah menaikan tarif. Realisasi pendapatan setelah kenaikan tarif, 72 persennya dialokasikan untuk pelayanan pelanggan dan sisanya 28 persen digunakan untuk biaya pegawai.
Durasi pengaliran juga meningkatan, pelayanan membaik berdampak juga pada kinerja keuangan yang sudah mulai meningkat. Sementara itu sejumlah elemen masyarakat seperti akademisi mendukung penyesuaian tarif, apalagi setelah Perumda menyesuaikan tarif banyak pencapaian yang dihasilkan. Hal ini bisa dilihat pada pelayanan kualitas air lebih baik hingga pembaharuan pompa-pompa produksi, pipa-pipa distribusi, valve, pelayanan mobil tanki, water meter, sistem mobile meter reading dan pelatanan lainnya.Tahun 2025 Perumda Air Minum Tirta Raja sudah mendapat untung meskipun baru masih di kisaran Rp 120 jutaan. Keuntungan pertama sejak berdirinya Perumda Air Minum Tirta Raja OKU.
Disisi lain, pelanggan merasa dimudahkan dengan pelayanan Perumda Tirta Raja OKU.Disisi pelanggan, umumnya megaku pelayanan Perumda Tirta Raja saat sudah sangat baik, memberikan banyak kemudahan-kemudahan bagi pelanggan.Pelayanan pengaduan juga direspon sangat cepat, pelanggan tinggal membuka Applikasi LAPOR TIRRA dan menceritakan kronologis masalah yang dihadpai. Hanya dalam hitungan menit, petugas akan datang dan melakukan perbaikan. “Alhamdulillah, kalu aku sangat senang saat ini sangat cepat respon. “ kata Karsaili (40). Pelangan Tirta Raja yang beralamat di Air Gading Kecamatan Baturaja Barat. Menurut Karsaili, pelayanan saat ini sudah sangat maju dan cepat.
Pelanggan lainnya atas nama Siti Aisyah mengaku sangat terbantu dengan sistem pembayaran yang bisa menggunakan billing system, bisa bayar dengan cepat tidak perlu lagi antre lama di loket.
Sementara itu Sani ( 56) warga Tanjung Baru mengaku senang karena sekarang pelayanan lebih transfaran, khususnya saat pembayaran “ Sekarang pencatatan pemakaian air sudah menggunakan water mater lebih akurat dibandingkan petugas menacatat secara manual seperti dulu” kata Hairul. Dengan water meter, tidak ada lagi istilah petugas pencatat yang menembak atau menebak-nebak saja.
Shela 18) mengaku saat ini air yang disuplay dari Perumda Tita Raja lebih jernih dari lebih lancar dibandingkan sebelumnya. “ Pokoknya enaklah nyuci pakaian putih dak khawatir lagi” kata mahasiswa di Baturaja ini.
Capaian kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raja Ogan Kemering Ulu dibawah kepemimpinan Drs H Bertho Darmao Puedjo Asmanto MBA sudah mendapat pengakuan dengan dibuktikan sudah beberapa kali menerima penghargaan. Diantaranya, penghargaan Indonesia The Most Innovatif Excelent Award 2025. penghargaan bergensi ini diterima Perumda Air Mium Trita Raja atas keberhasilan Perumda Air Minum Tirta menciptakan inovasi terhadap produk air minum. Acara ini diselenggarakan oleh 5 pilar media Communiation dan National Awarding Axhievemen Center bekerjasama dengan National Awarding Reserarch Center serta diliput oleh 5 pilar Yootube Channel.(Eduar Syamsuri)






