Komisi VIII Optimistis Pemerintah Maksimal Lindungi Jamaah Umrah di Tengah Eskalasi Timur Tengah

oleh -198 Dilihat

 

Meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah pascaserangan Israel yang didukung Amerika Serikat terhadap Iran turut menjadi perhatian Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam. Situasi tersebut memicu serangan balasan Iran ke sejumlah titik strategis militer Amerika Serikat di kawasan, termasuk di Riyadh, Arab Saudi.

Aprozi mengimbau jamaah umrah asal Indonesia yang saat ini berada di Makkah dan Madinah agar tetap tenang dan tidak panik apabila terjadi penyesuaian jadwal kepulangan akibat kondisi keamanan regional.

“Kami meminta para jamaah untuk tetap sabar dan menjaga ketenangan. Apabila ada keterlambatan kepulangan, itu semata-mata karena faktor keamanan yang harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Baca Juga :  Perusahaan Di OKU Dilarang Membayar Upah Dibawah UMP

Legislator Fraksi Golkar tersebut menekankan pentingnya komunikasi aktif antara jamaah dengan biro travel penyelenggara, serta mengikuti arahan dari Duta Besar RI dan perwakilan kementerian terkait di Arab Saudi.

Menurutnya, pemerintah melalui kementerian teknis bersama otoritas keamanan telah melakukan koordinasi intensif guna memastikan perlindungan dan kelancaran pemulangan WNI yang tengah menunaikan ibadah umrah.

“Kita optimistis pemerintah akan mengambil langkah terbaik. Koordinasi lintas kementerian dan dengan otoritas setempat tentu sudah dilakukan untuk memastikan teknis pemulangan berjalan aman dan tertib,” tegasnya.

Baca Juga :  Lima Belas Tim Drumband Unjuk Kebolehan Di HGN OKU

Aprozi juga meminta keluarga jamaah di Tanah Air untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia meyakini proses pemulangan hanya tinggal menunggu waktu dan jalur penerbangan yang dinyatakan aman.

Di sisi lain, sebagai anggota Komisi VIII yang membidangi urusan keagamaan, ia mengimbau masyarakat yang belum berangkat umrah agar mempertimbangkan penjadwalan ulang hingga situasi keamanan kawasan benar-benar kondusif. Hal ini penting mengingat potensi gangguan pada jalur penerbangan internasional yang melintasi wilayah terdampak konflik.

Aprozi turut mendorong pemerintah untuk meningkatkan intensitas komunikasi dengan otoritas Arab Saudi serta maskapai penerbangan, baik nasional maupun internasional, guna memastikan skema pemulangan jamaah berjalan lancar tanpa mengurangi aspek keselamatan.

Baca Juga :  DPRD OKU Dan Pemerintah Sahkan Propemperda OKU

“Kita yakin seluruh jamaah bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat. Hanya persoalan waktu dan momentum yang tepat untuk memastikan perjalanan mereka benar-benar aman,” pungkasnya.

Selain itu, ia meminta biro travel penyelenggara umrah tetap memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah yang tertunda kepulangannya, termasuk menjamin akomodasi dan konsumsi yang layak, agar para jamaah tetap nyaman dan fokus beribadah di tengah dinamika situasi yang berkembang.

No More Posts Available.

No more pages to load.