TRAGEDI KMP VIRGO TRANSPORT-8, H. APROZI ALAM: KESELAMATAN PENUMPANG HARUS JADI PRIORITAS

oleh -48 Dilihat

 

Kanalberita.id, Jakarta— Musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport-8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026), menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Indonesia.

Berdasarkan pemutakhiran Posko Nasional Basarnas, dari total 243 orang di atas kapal, 107 orang berhasil diselamatkan, 6 orang meninggal dunia, dan 130 orang masih dalam proses pencarian.

Anggota Komisi V DPR RI H. Aprozi Alam menyampaikan duka mendalam dan meminta seluruh unsur SAR terus memaksimalkan pencarian serta pertolongan korban.

“Yang paling utama saat ini adalah keselamatan dan pencarian saudara-saudara kita yang masih dalam proses pencarian. Kita berharap seluruh potensi SAR dapat bekerja secara maksimal dan seluruh korban segera mendapatkan kepastian,” ujar H. Aprozi Alam.

Baca Juga :  KPU OKU Melantik 471 Anggota PPS, Ditegaskan Harus Bersifat Netral

Ia mengapresiasi keterlibatan Basarnas, TNI AL, kepolisian, awak kapal, serta kapal-kapal niaga yang turut membantu evakuasi.

Menurutnya, tragedi ini juga perlu menjadi momentum evaluasi bersama terhadap sistem keselamatan transportasi laut, tanpa mendahului hasil investigasi resmi.

“Kita tentu tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan sebelum hasil investigasi resmi keluar. Tetapi setiap kejadian harus menjadi pembelajaran agar sistem keselamatan kita semakin baik,” katanya.

H. Aprozi Alam meminta evaluasi mencakup kelaiklautan kapal, pemeriksaan sebelum keberangkatan, kapasitas dan manifes penumpang, pengamanan muatan kendaraan, alat keselamatan, informasi cuaca, serta prosedur evakuasi.

Baca Juga :  Lima Belas Ribu Guru Dan Siswa Ikuti Jalan Sehat HGN

Berdasarkan informasi Kementerian Perhubungan, KMP Virgo Transport-8 membawa 243 orang dan 89 unit kendaraan. Aspek tersebut perlu menjadi bagian dari evaluasi keselamatan pelayaran.

“Kita ingin memastikan seluruh prosedur keselamatan benar-benar berjalan di lapangan. Jangan hanya baik di atas kertas. Keselamatan harus menjadi budaya dan standar utama sebelum kapal meninggalkan pelabuhan,” ujar H. Aprozi Alam.

Sebagai Anggota Komisi V DPR RI, ia menegaskan akan terus mendorong penguatan pengawasan sektor transportasi, termasuk keselamatan pelayaran, infrastruktur pelabuhan, sistem informasi cuaca, kemampuan SAR, dan koordinasi antarlembaga.

Baca Juga :  Kapolres OKU Kendarai Viar Lepas Wakapolres

Ia juga berharap keluarga korban mendapatkan informasi dan pendampingan yang baik dari pemerintah.

“Kita ingin transportasi laut semakin aman dan masyarakat merasa terlindungi ketika menggunakan moda transportasi ini. Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat keselamatan pelayaran di Indonesia,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.