Ratusan Warga Kedondong Bertekad Pertahankan Kebun Milik Desa

oleh -593 Dilihat
Ratusan warga Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU bertekad akan memeprtahankan kebun milik desa yang saat ini diklim oleh MMS.
Ratusan warga Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU bertekad akan memeprtahankan kebun milik desa yang saat ini diklim oleh MMS.

Kanalberita.id, Baturaja—Ratusan warga Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bertekad akan mempertahankan kebun milik desa yang saat ini diklim oleh MMS.

Kebun seluas 2 HA dikelola masyarakat desa selama 21 tahun itu kini dipasang spanduk bertuliskan tanah milik M Mulyono Said dengan menampilkan nomor sertifikat dan tidak diperjual belikan. Warga merasa tidak senang dan langsung mendatangi lokasi dan mencabut sapanduk yang dipasang.

Camat Peninjauan Novri Zaldy bersama  Kades Kedondong Juanda kepada awak media Rabu (3/7/2024) menjelaskan, kehadiran camat dan kades untuk mendidampingi warga. Menurut Camat Peninjauan Novri Zaldy, warga juga  melakukan pembersihan dan pelepasan spanduk yang dipasang oleh oknum diduga hendak merampas aset Desa berupa kebun sawit seluas dua hektar.  Kedatangan masyarakat ke lokasi untuk mempertahankan hak mereka yang telah dikelola selama 21 tahun.

Baca Juga :  Polres OKU Polda Sumsel Ungkap Pelaku Penimbun BBM Bersubsidi

Menurut Kades, lahan kebun sawit itu milik desa (aset desa) namun, beberapa waktu lalu ada oknum yang secara sengaja memasang spanduk bertuliskan tanah milik M Mulyono Said dengan menampilkan nomor sertifikat dan tidak diperjual belikan.

Oleh sebab itu, tegas Juanda dirinya bersama ratusan masyarakatnya melakukan pelepasan spanduk tersebut dan sekaligus membersihkan kebun sawit itu. “Beberapa hari yang lewat kebun Desa ini dipasang plang oleh oknum, saya tidak tahu siapa“ kata Kades. Dikatakan Kades, kedatangan massa ke kebun yang sudah dipasang merk oleh oknum warga itu, sebagai respon warga Kedondong yang tidak terima lahan yang selama ini di kelola warga pedesa\an namun diklaim oleh orang lain. selama 21 tahun  menjadi aset desa dan dikelola bersama-sama oleh masyarakat tidak ada masalah,

Baca Juga :  Indomaret dan Toko Alat Kesehatan Terbakar Kerugian Mencapai Rp 1 Miliar

Seluruh masyarakat Desa kedondong laki laki perempuan bahkan anak-anak turut dalam aksi, karena mereka merasa memilik selama 21 tahun. “ Walaupun surat tidak ada, tapi kami punya saksi dan surat lainya, “tegas Juanda. Diungkapkan Kades Kedondong, sejak beberapa tahun lalu setiap kepala desa menginvetariskan tanah tersebut sebagai aset desa dan memang diketahui masyarakat jika tanah tersebut dikelola desa untuk kemasalahatan warga. Kades dan warga bertekad akan memeprtahankan tanah yang sudah  21 yahun dikelola pedesaan itu karena itu asset desa.

Sementara itu Camat Peninjauan Novri Zaldi mengungkapkan kehadiran mereka sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Desa Kedondong dan aparatur pemerintah desa. Dikatakan Camat, Pemerintah Kecamatan Peninjauan mendampingi warga-warga dan  Kades yang mempertahankan asset desa yang memiliki alas hak. “Kalau nanti sampai ke ranah hukum kami akan selalu suport“ tandas   Camat Peninjauan.

Baca Juga :  Pengedar Sabu di Kabupaten Ogan Komering Ulu Dibekuk Polisi

Mantan Kades Kedondong,  Rahmad  menegaskan  tanah seluas 2  hektar memang merupakan tanah milik desa . Tanah tersebut dibeli dari warga  setempat yang saat ini tercatat sebagai  anggota DPRD OKU  yang masih aktif. Diakui Rahmad tanah tersebut  memang tidak ada  sertifikat namun ada ada keterangan bahwa tanah tersebut merupakan aset desa.  “Tanah itu dibeli oleh kades terdahulu dan mantan kades  ini sudah  meninggal,” terang Rahmad. Mantan Kades Kedondong bertekad bersama masyarakat sepakat akan mendukung Kades kami  mempertahankan aset desa . (edo)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.