Perumda Tirta Raja Gelar Konsultasi Publik Dan Paparan Tahunan

oleh -173 Dilihat
Perumda Tirta Raja (PDAM OKU) gelar konsultasi publik dan paparan evaluasi capaian tahunan pasca penyesuiaian tarif yang dipusatkan di ruang Serba guna Tirta Raja. Foto dokumen Tirta Raja
Perumda Tirta Raja (PDAM OKU) gelar konsultasi publik dan paparan evaluasi capaian tahunan pasca penyesuiaian tarif yang dipusatkan di ruang Serba guna Tirta Raja. Foto dokumen Tirta Raja

Kanalberita.id, Baturaja—Perumda Tirta Raja (PDAM) menggelar konsultasi publik dan paparan evaluasi capaian tahunan pasca penyesuiaian tarif yang dipusatkan di ruang Serba guna Tirta Raja, Jum’at (14/11/2025).

Paparan dan evaluasi capaian kinerja tahunan dihadiri Bupati OKU diwakili Asisten II Hasan HD, SSos MSE, akademisi dan organisasi kemasyarakatan yang ada di OKU. Paparan evaluasi capaian kinerja sesuai aturan Kementrian Dalam Negeri yang menyatakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkewajiban dievaluasi setiap tahunnya dan paling lambat di bulan November dengan mengundang seluruh elemen.

Direktur Perumda Tirta Raja Drs H Bertho Darmo Poedjo Asmanto, MBA menjelaskan BUMD memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat dan memberikan kontribusi nyata kepada daerah. Karena itu evaluasi rutin menjadi bagioan penting dalam memperbaiki sekaligus memantabkan arah kebijakan perusahaan. “Sejatinya BUMD harus memberikan pelayanan publik dan memberikan kontribusi untuk daerah “ kata Bertho.

Baca Juga :  Dorong Peningkatan Kontribusi PAD Perumda Tirta Raja dan Kejari Teken MoU

Direktur Perumda Tirta Raja menjelaskan, realisasi pendapatan setelah kenaikan tarif, 72 persennya dialokasikan untuk pelayanan pelanggan dan sisanya 28 persen digunakan untuk biaya pegawai. Saat ini Tirta Raja bisa membeli 8 unit pompa untuk dalam kota dan 1 unit booster pompa distribusi. Selain itu Perumda Tirta Raja juga bisa mengadakan 2 unit mobil tangki dan 1 unit pick up operasional. Kemudian Perumda membeli water mater sebanyak 550 unit dan sekarang sedang proses membeli lagi 500 unit sehingga pencatatan pemakaian air oleh pelanggan bisa lebih akurat.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp 1,21 Miliar, 3 Oknum Pegawai Bank Ditahan Kejari OKUS

Lebih lanjut H Bertho mengatakan Tirta Raja saat ini bisa secara rutin melakukan pengurasan WTP satu kali dalam 3 bulan, yang berdampak kualitas air semakin baik dan bersih. Durasi pengaliran juga meningkat, pelayanan membaik berdampak juga pada kinerja keuangan yang sudah mulai meningkat. Untuk tahun 2025 ini diestimasikan Tirta Raja akan memperoleh laba mencapai Rp 1,7 milyar. Dengan laba ini diharapkan memberikan kontribusi buat PAD yang bermanfaat buat mendukung pembangunan OKU.

Pada paparan dan konsultasi publik, Direktur Perumda Tirta Raja menjelaskan jika penyesuaian tarif ini diturunkan kembali Perumda bisa kembali merugi. “ Misalkan tarif diturunkan 1 persen saja, maka Perumda bakal merugi mencapai Rp 300 juta dan jika diturunkan 2 persen maka kita bisa rugi mencapai Rp 900 juta, itu perhitungan rumus dari Permendagri “ kata H Bertho.

Baca Juga :  Satlantas Polres OKU Lakukan Contraflow Di Jalan Rawan Kecelakaan

Sementara itu dalam rapat evaluasi kenaikan tarif, kebanyakan para peserta menganggap positif dan mendukung penyesuaian tarif tersebut, apalagi setelah Perumda menyesuaikan tarif banyak pencapaian yang dilakukan. Hal ini bisa dilihat pada pelayanan kualitas air lebih baik  hingga pembaharuan pompa-pompa produksi, pipa-pipa distribusi, valve, pelayanan mobil tanki, water meter, sistem mobile meter reading dan pelatanan lainnya. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.