Personel Polres OKU Polda SUMSEL Mengamankan Aksi Damai SSB

oleh -830 Dilihat

Kanalberita.id, Baturaja— Polres OKU Polda Sumsel, menerjunkan 50 personel dari berbagai satuan dalam mengamankan Aksi damai SSB Dihalaman Kantor DPRD OKU, selasa (24/1/2023)

Pengamanan aksi damai ini dipimpin langsung, Wakapolres OKU Kompol Farida Aprillah S.H, didampingi Kabag Ops Kompol Liswan Nurhapis, kasat intelkam AKP Hendri Antonius, Kasat Shabara AKP Andi Apriadi, Kasat Lantas AKP Dwi Karti Astuti, dan Kapolsek Baturaja Timur AKP Hamid.

Wakapolres OKU Polda Sumsel, Kompol Farida Aprillah S.H, mengatakan pengamanan yang dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindakan diluar dugaan yang dilakukan dalam aksi damai. Selain itu guna memastikan aksi berjalan dengan damai, aman serta kondusif.

Baca Juga :  Teddy Meilwansyah Dan Herman Deru Raih Penghargaan Insan Kolaboratif Pendidikan Sumsel

“Hari ini kita melakukan pengamanan aksi damai oleh Forum Komunikasi Sumsel Bersatu, kita terjunkan sekitar 50 personel gabungan dari polres OKU. Kita juga di bantu oleh personel TNI, serta Satpol – PP yang berjumlah kurang lebih 50 personel, dengan jumlah masa aksi sekitar 30 orang,” kata Wakapolres OKU.

Dari hasil aksi, Wakapolres Menjelaskan aksi yang digelar SSB berjalan dengan aman damai serta kondusif.

“Alhamdulillah tadi perwakilan peserta aksi kelompok Tani Kapulaga telah di terima oleh Anggota DPRD Navroni dan anggota lainnya, untuk mencari solusi nya. Sejauh ini aksi berjalan dengan aman,” tambah Wakapolres OKU.

Baca Juga :  Pj Bupati OKU Panen Sayuran Bersama Masyarakat
Polres OKU Polda Sumsel, menerjunkan personel dari berbagai satuan bersama TNI dan Pol PPP dalam mengamankan Aksi damai SSB
Polres OKU Polda Sumsel, menerjunkan personel dari berbagai satuan bersama TNI dan Pol PPP dalam mengamankan Aksi damai SSB

Diketahui aksi damai yang digelar SSB itu meminta kepada Anggota DPRD OKU terkait 4 hal diantaranya, pertama meminta pihak terkait untuk mengusut penipuan terhadap para petani kapulaga di kecamatan Lengkiti oleh oknum yang mengaku dari Perusahaan Sido muncul.

Kedua, Meminta kepada pihak terkait mengusut dugaan korupsi pada BUMD Tirta Raja (PDAM) OKU yang dinilai memberikan pelayanan yang buruk dimana air yang disuplai ke rumah pelanggan selalu berwarna keruh.

Baca Juga :  Desa Tungku Jaya Akan Jadi Sentra Bawang Merah OKU

Ketiga, meminta kepada pihak terkait untuk mengusut adanya dugaan korupsi pada pembangunan jalan Rajawali II di kelurahan sekarjaya yang menurut SSB tak sesuai RAB.

Kempat, meminta pihak terkait untuk menghentikan peredaran pemain capit boneka yang dinilai mengandung unsur perjudian DNA telah menyebar luas di kabupaten OKU dengan omset hingga milyaran rupiah dalam perbulan nya. (ca)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.