Kanalberita.id, Baturaja—Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd melantik dan mengambil sumpah Nanang Nurzaman SIP MSi sebagai kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusai (BKPSDM) Kabupaten OKU.

Pelantikan dilakukan Bupati pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator yang dipusatkan di Ruang Abdi Praja Pemkjab OKU, Senin (24/11/2025). Pelantikan Nanang sebagai Kepala BKPSDM OKU berdasarkan Surat Keputusan buapti OKU Nomor 800.1.3.3/623/KPTS/XLII/III/2025 Tentang Pemberhentian dan pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kepala BKPSDM.
Selain melantik Kepala BKPSDM OKU, Bupati juga melantik Yuliawati SE sebagai Kabid Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal pada Dinas Pendidikan OKU. Pelantikan Yuliawati SE berdasarkan Surat Keputusan Bupati OKU Nomor 800.1.3.3/624/KPTS/XLII/III/2025 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan PNS Dalam Jabatan Administrator dan Pengawas.
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd dalam sambutannya mengatakan, pelantikan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan daerah. Pengisian jabatan b erdasarkan evaluasi kinerja, kompetensi, integritas serta kebutuhan strategis pemerintahan daerah agar pelayanan publik semakin baik dan efisien. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan telah mengikuti mekanisme sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala BKN.
Lebih lanjut Bupati OKU mengatakan, Kepala BKPSDM adalah posisi strategis yang menentukan arah pengelolaan sumber daya aparatur di Kabupaten OKU. BKPSDM menjadi motor utama reformasi birokrasi, terutama dalam memastikan penegakan disiplin ASN, pengembangan kompetensi, penataan karier berbasis Merit (tanpa membedakan latar belakang suku ras dan agama dan lainnya) serta perbaikan layanan administrasi kepegawaian.
Bupati OKU juga berpesan kepada Pejabat Administrator untuk menjalankan fungsi pengendalian teknis dengan baik. Peran administrator adalah memastikan bahwa program dan kegiatan berjalan efektif, selaras dengan rencana kerja dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “ Saya tegaskan jabatan bukan sekedar kedudukan tetapi amanah yang menuntut komitmen, loyalitas dan kemampuan manajerial yang kuat. Pemda membutuhkan pejabat yang mampu bekerja cepat, adaptif dan memiliki oriewntasi pada hasil”, tegas Bupati mOKU. (edo)







