Warga Desa Kedaton Hibahkan 7,5 HA Lahan Untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi

oleh -56 Dilihat
Warga Desa Warga Desa Kedaton, Kecamatan KPR menghibahkan lahan seluas 7,5 hektar kepada Pemkab OKU untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Kanalberita.id / Edo
Warga Desa Warga Desa Kedaton, Kecamatan KPR menghibahkan lahan seluas 7,5 hektar kepada Pemkab OKU untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Kanalberita.id / Edo

Kanalberita.id, Baturaja—Warga Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) menghibahkan lahan seluas 7,5 hektar kepada Pemkab OKU untuk  Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi.

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd  kepada  wartawan, Selasa (22/9/2026) mengatakan pihaknya memberi apresiasi  kepada masyarakat Desa Kedaton yang sudah menghibahkan lahan untuk proyek strategis nasional di desa Kedaton.  Pembangunan direncanakan akan dimulai tahun 2027, ini akan  membawa multy efek bagi warga sekitar, infra setruktur akan dibangun dan fasilitas penunjang lainnya.

Kepastian pembangunan ini diperoleh setelah Pemerintah Desa Kedaton sukses menggelar musyawarah desa.  Hasilnya, masyarakat setempat dengan antusias sepakat menghibahkan lahan seluas 7,5 hektare yang berada di dekat kawasan perkantoran desa untuk proyek tersebut. Selanjutnya aparat desa bersama perwakilan masyarakat Desa Kedaton  menghadap Bupati OKU untuk menyampaikan informasi terkait hibah lahan. “Kami sudah melakukan musyawarah desa, Alhamdulillah antusias masyarakat tinggi untuk mengjibakan lahan seluas 7,5 hektar  untuk bangunan sekokah rakyat  teritegrasi ” kata Kades Kedaton, Muhammad Endang. Kades Kedaton didampingi mantan Kades Kedaton Timur Harun, tokoh masyarakat Munir, dan perangkat desa lainnya. Lebih jauh Kades  Kedaton menjelaskan, lokasi tanah hibah sangat setratgis dekat perkantoran, kondisinya saat ini masih hutan belantara yang terdapat kayu-kayu besar.

Baca Juga :  RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja Buka Dapur Umum Makan Gratis

Dikesempatan itu Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menegaskan bahwa proyek Sekolah Rakyat Terintegrasi ini merupakan kesempatan emas yang sangat rugi jika dilewatkan oleh pihak desa. Apalagi, fasilitas pendidikan ini menjadi satu-satunya dan yang pertama di Kabupaten OKU. Pemerintah Kabupaten OKU sendiri telah berupaya maksimal agar ada proyek pembangunan sekolah rakyat tertintegrasi di OKU dan upaya itu berhasil.

Bupati menjelaskan, seluruh biaya pembangunan didanai dari APBN.Pemerintah daerah dan pihak desa hanya bertugas menyiapkan dan memastikan kesiapan lahan. Dengan adanya pembangunan ini, wilayah Kecamatan KPR diproyeksikan akan semakin ramai dan maju secara ekonomi dan aksesibilitas. “Boleh dilihat daerah lain, gedungnya bagus, fasilitas lengkap. Ini merupakan satu-satunya di kabupaten” kata Bupati. Dijelskan Bupati, sebelumnya sudah ditawarkan di belakang Pemda, namun lahannya tidak cocok. Selanjutnya  makanya  bupati sangat bersyukur  dapat lahan hibah dari warga Kedaton.

Baca Juga :  DAU 2023: Pola Belanja Lebih Fokus Untuk Pemerataan Dan Kinerja Daerah Yang Semakin Baik

Lebih jauh bupati mengatakan, .Pemerintah Kabupaten OKU saat ini tengah mengebut proses administrasi, termasuk penerbitan sertifikat lahan guna melengkapi syarat dan kriteria dari kementerian terkait.Sesuai tahapan yang ada, proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada Januari 2027.”Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung program ini dengan menghibahkan lahan kepada pemerintah. Insyaallah, Januari (2027) akan dimulai pengerjaannya,” janji Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati OKU turut didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Sosial Iwarman ST, M.Eng, Kadin Kominfo Mirdaili SSTP MSi, Kadin Diknas Kadarisman SAg Msi, Sekdin Bapelitbangda Hanom Setiawan, Sekdin Dinsos Halim Burni SSos, serta Camat KPR Jaka Atmajaya SSTP MSi. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.