Kanalberita.id, Baturaja—Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIBBaturaja membuktikan diri bisa ikut berkarya meski berada di ruang terbatas, seperti yang dilakukan warga binaan saat panen ikan lele kolam bioflok budidaya di Rutan Baturaja budidaya, Rabu (3/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Rutan Baturaja dalam memberikan pembinaan kemandirian yang produktif sekaligus berdampak positif bagi masyarakat. Panen ikan dilaksanakan di area kolam bioflok budidaya Rutan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pengamanan Rutan Batura, M Afief Rifqi STr Pas. beserta jajaran petugas pemasyarakatan dan diikuti oleh para warga binaan yang selama ini mengelola jalannya budidaya.

Kepala Rutan Kelas II B Baturaja Fitry Yadi SH MSi menjelaskan, melalui program ini, para warga binaan membuktikan bahwa keterbatasan ruang gerak bukan hambatan untuk tetap berkarya dan berkontribusi pada ketahanan pangan lokal. Pihaknya bersyukur wwarga binaan bisa berkontirbusi dalam rangka mendukung program ketahanan pangannasional.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hasil panen ikan lele kali ini menunjukkan kualitas yang sangat baik dengan bobot yang ideal untuk dipasarkan. Keberhasilan ini tidak lepas dari ketekunan para warga binaan dalam menjaga kualitas air, pola pemberian pakan, serta pengawasan kesehatan ikan yang dilakukan secara berkala di bawah bimbingan petugas rutan.
Rencananya, sebagian dari hasil panen ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal Rutan Baturaja guna memastikan asupan nutrisi warga binaan terpenuhi secara mandiri. Sementara itu, sebagian lainnya akan dipasarkan ke masyarakat sekitar. Melalui keberhasilan panen lele ini, Rutan Baturaja menegaskan posisinya tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai inkubator keterampilan yang siap mendukung program-program strategis pemerintah demi kesejahteraan bersama. (edo)








