Wabup OKU Tanam Perdana Padi di Lahan Cetak Sawah Rakyat

oleh -169 Dilihat
Wabup OKU Ir H Marjito Bahcri didampingi Kepala dinas Pertanian Ir Joni Saihu MSi bersama Forkpimda melakukan tanam padi perdana padi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) diatas lahan 24,18 HA di Desa Mandala Kecamatan Peninjauan OKU. Kanalberita.id / Edo
Wabup OKU Ir H Marjito Bahcri didampingi Kepala dinas Pertanian Ir Joni Saihu MSi bersama Forkpimda melakukan tanam padi perdana padi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) diatas lahan 24,18 HA di Desa Mandala Kecamatan Peninjauan OKU. Kanalberita.id / Edo

Kanalberita.id, Baturaja— Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bahcri didampingi Kepala dinas Pertanian  Ir Joni Saihu  MSi  bersama Forkopimda melakukan tanam padi perdana   Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) diatas lahan 24,18 HA di Desa Mandala Kecamatan Peninjauan OKU Kamis (11/12/2025).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Ir Joni Saihu MSi dalam laporannya menyampaikan, tanam perdana padi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) diatas lahan 24,18 HA di Desa Mandala Kecamatan Peninjauan. Pada tahun 2025 ini Kabupaten OKU mendapat Program Cetak Sawah seluas 288,31 Ha yang tersebar di 5 kecamatan.  Kecamatan yang emndapat program cetak sawah masing-masing, Kecamatan Peninjauan (Desa Mandala 24,18 HA), Kecamatan Sinar Peninjauan (Desa Karya Jaya 62,93 HA dan Desa Marga Bakti 60,70 HA). Kemudian Kecamatan Kedaton Peninjuauan Raya (Desa Lubuk Kemiling 30,29 HA), Kecamatan Lubuk Batang (Desa Tanjung Dalam 8,91 HA) dan Kecamatan Lubuk Raja (Desa Batumarta I seluas 5,03 HA).

Baca Juga :  Pemkab OKU Jajaki Kerja Sama Dengan UIN Jakarta

Menurut Joni saihu, disamping cetak sawah, Kabupaten OKU juga mendapat Program Optimalisasi Lahan (Oplah) seluas 140 HA yang berlokasi di Kecamatan Sinas Peninjauan di  Desa Marga Bakti seluas 83 HA dan Desa Karya Jaya seluas 57 HA.

Menurut Joni saihu, untuk kedua pogram (Program CSR dan Program Oplah) ini Dinas Pertanian mendapat pendampingan langsung dari Korem 044/GAPO dan Kodim 0403/OKU. Untuk keberhasilan kedua program itu Kementrian Pertanian RI memberikan bantuan Dolomit (kapur kalsium magnesium karbonat) sebanyak 323 ton, untuk Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebanyak 288 Ton dan Program Oiptimalisasi  Lahan (Oplah) sebanyak 35 ton. Untuk diketahui, kapur  dolomit ini berfungsi untuk menetralkan keasaman tanah (menaikan PH Tanah 6-7). (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.