Kanalberita.id, Baturaja—Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyalurkan bantuan pupuk non subsidi sebanyak 21 ton kepada petani secara gratis.

Bantuan pupuk non subsidi jenis NPK diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati OKU Ir H Marjito Bachri kepada kelompok Tani pada acara penyerahan bantuan simbolis Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dan Sarana Produksi (Saprodi) pertanian, kepada kelompok tani di Desa Mendala Kecamatan Peninjauan OKU Kamis (11/12/2025). Tampak hadir Dandim 0403/OKU Letkol ARH Yusuf Winarno SIP M.Han, Kapolres OKU diwakili Kapolsek Peninjauan Iptu Deddy Iskandar SE, Kajari OKU diwakili Kasubsi II Intelijen M. Fidorayuci SH. Kemudian Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumsel DR Rustam SP MSi yang menyerahkan sertifikat penilaian kelas kelompok tani.

Kepala Dinas pertanian Kabupaten OKU Ir Joni Saihu MSi mengatakan, bantuan pupuk non subsidi jenis NPK sebanyak 21 Ton ini merupakan bantuan dari Pemkab OKU yang berasal dari dana APBD OKU Tahun Anggaran 2025. Dikatakan Joni Saihu, Bupati H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd dan Wakil Bupati Ir H Marjito Bachri berkomitmen agar petani bisa mendapatkan pupuk dengan mudah dan murah. Namun dengan bantuan ini petani mendapatkan pupuk dengan mudah dan gratis dan program ini akan dilanjutkan pada tahun 2026.

Selain memberikan bantuan pupuk gratis, Wabup OKU juga menyerahkan bantuan 9 unit Alsintan dari Kementrian Pertanian dengan rincian TR 4 (Jonder) sebanyak 5 unit, Rotavator sebanyak 3 unit dan Combine Hasvester sebanyak 1 unit. Adapun penerima bantuan alisntan ini adalah, Brigade Pangan Desa Mandala (TR 4 Jonder 1 unit, Rotavator 2 unit dan Combine Hasvester 1 unit). Kemudian Brigade Pangan Jaya Bakti Desa Marga Bakti Kecamatan Sinar Peninjauan berupa 1 unit Rotavator, Kelompok Tani Binaan Polres OKU berupa 4 unit Traktor Roda 4 (jonder).
Selanjutnya penyerahan bantuan Dolomit (kapur kalsium magnesium karbonat) sebanyak 323 ton dari Kementrian Pertanian denagn rincian, untuk Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebanyak 288 Ton dan Program Oiptimalisasi Lahan (Oplah) sebanyak 35 ton. Untuk diketahui, kapur dolomit ini berfungsi untuk menetralkan keasaman tanah (menaikan PH Tanah 6-7).
Dikesempatan itu juga diserahkan sertifikat penilaian kelas kelompok tani dari Dinas pertanian OKU yang setiap tahun melakukan penilaian terhadap kelompok tani. Dikatakan Kadin Pertanian OKU Ir Joni Siahu, tujuannya pemberian bantuan ini agar kelompok tani selalu aktif dalam mengelola kelompk taninya, melalui penilaian kelas kelomnpk tani dapat diketahui tingkat kemampuan kelompok tani sebagai dasar penyusunan program yang lebih baik dan efektif.
Sedangkan Wakil Bupati OKU dalam sambutannya mengatakan, bantuan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Menurut Wabup OKU, Indonesia kuat yang didukung dengan ketahanan pangan Indonesia. Ketahanan pangan yang menjadi program andalan masuk asta cita Presiden RI, cepat bergulir di tahun pertama kepemimpinan Prabowo Subianto. Dikatakan Wabup OKU, Brigade Pertanian yang dibentuk Dinas Pertanian OKU sudah sangat lengkap tinggal lagi melengkap alat menggiling padi. Agar pertanian yang sudah ada dapat lebih optimal. (edo)







