Stafsus Menko PMK Irjen Pol (Purn) Achmad Nurwahid dan CEO MSN Group Indonesia H. Misnan Hadiri Kongres Kebudayaan Nusantara

oleh -148 Dilihat

Kanalberita.id, Malang—-Staf Khusus Menko PMK Irjen Pol (Purn) Achmad Nurwahid bersama CEO MSN Group Indonesia H. Misnan menghadiri Kongres Kebudayaan Nusantara di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

Dalam pidatonya Staf Khusus Menko PMK Irjen Pol (Purn) Achmad Nurwahid menyampaikan bahwa bangsa Indonesia tidak akan konflik karena memiliki budaya, tradisi dan kearifan lokal berupa silaturahmi dan gotong royong.

Staf Khusus Menko PMK Irjen Pol (Purn) Achmad Nurwahid juga mengatakan bahwa ideologi bangsa Indonesia adalah Pancasila yang digali dari nilai-nilai luhur, budaya, dan agama di Nusantara.

Baca Juga :  Bupati OKU Mewisuda 75 Lulusan Sekolah Lansia

“Pancasila memang bukan agama dan tidak untuk mengggantikan agama, tapi Pancasila adalah dasar ideologi pemersatu bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur, budaya, dan agama di Nusantara,” Tegas Stafsus Menko PMK.

Sementara itu CEO MSN Group Indonesia H. Misnan menyampaikan bahwa kongres kebudayaan Nusantara mengangkat tema “Sarasehan Kebudayaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka Menggali Jejak-Jejak Peradaban Kebudayaan Nusantara”.

Menilai bahwa kongres kebudayaan Nusantara bertujuan untuk menggali jejak peradaban kebudayaan Nusantara sebagai pondasi nilai dan kearifan dalam rangka  membangun generasi bangsa.

Baca Juga :  Sebanyak 65 anggota PPK Di Kabupaten OKU Dilantik

“Tujuan dan fokus kongres tersebut merumuskan strategi pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman yang modern, memperkuat perlindungan kemajuan kebudayaan, mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk dokumentasi warisan leluhur, menjadikan kebudayaan sebagai pilar ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” ucap CEO MSN Group Indonesia H. Misnan

Kongres Kebudayaan Nusantara di Pendopo Agung Kabupaten Malang, mendorong kebudayaan ditempatkan sebagai kekuatan pembangunan sekaligus fondasi identitas bangsa di tengah perubahan zaman.

No More Posts Available.

No more pages to load.