Kanalberita.id, Baturaja—Gas tabung melon 3 kg dan minyak goreng kita serta beras habis diserbu pembeli hanya dalam hitungan menit. Kegiatan gerakan Pasar Murah dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres OKU, Selasa(16/6/2026) benar-benar sukses menarik pembeli.

Kegiatan gerakan pasar murah dibuka oleh Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo SIK MAP, dihadiri Wakapolres OKU Kompol Eryadi Yuswanto SH MH dan pejabat utama jajaran polres OKU. Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo SIK MAP menjelaskan gerakan pasar murah ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi rakyat ditengah kenaikan harga-harga kebutuhan pokok saat ini. Gerakan Pasar Murah ini dengan target 500 pembeli.

Kebutuhan yang dijual beras SPHP harga Rp 85.000/ 5 kg dengan stok 5 ton, gas tabung melon 3 kg seharga Rp 18.500/ tabung stok 200 tabung. Minyak merk Kita premium dengan harga Ro 15.500/ liter stok sebanyak 1 ton. Juga kebutuhan dapur seperti cabai merah dijual Rp 40.000/ kg, bawang putih 40.000/kg. Bawang merah Rp 35.000/kg. Harga-harga kebutuhan pokok yang dipjual di gerakan pasar murah ini jauh lebih murah dari harga di pasaran. Contohnya minyak gorek merek kita (premuim) di Gerakan Pasar Murah dijual hanya Rp 15.000/liter sedangkan harga di pasaran sudah Rp 22.000/kg, kemudian gas melon tabung 3 kg h hanya dijual seharga Rp 18.500 /tabng sedangkan di waurng—waurng eceran sudah diajual Rp 20.000/tabung hingga Rp 27.000/tabung.

Kapolres OKU didampingi Kasat Binmas Polres OKU AKP Ujang Abdul Aziz SE menjelaskan, kegiatan ini terselenggara juga berkat partisipasi dari pihak-pihak seperti Bulog, Dinas Perdagangan, Ketahanan Pangan, Koperasi, Dinas Pertanian, UMKM serta retail seperti SMM dan pihak -pihak yang sudah berpartisipasi.
Pantauan di lapangan, warga sejak pagi sudah berbondong-bondong datang ke Mako Satlantas, banyak diantaranya sudah membawa tabung gas kosong. Begitu mobil angkutan gas melon 3 kg masuk halaman Mako Satlantas Polres OKu calon pembeli langsung menyerbu. Agar pelayanan bisa berjalan maksimal, petugas mengatur calon pembeli berbasi dan melakukan antrean dengan tertib. Disisi lain lain, mobil yang melayani pembelian minyak goreng juga kewalahan melayani calon pembeli yang berebut. Setelah dilakukan pengaturan dengan antrean akhirnya pelayanan berjalan tertib dan lancar. Hanya dalam hitungan sekitar 30 menit saja, tiga bahan pokok, gas, minyak goreng dan beras habis terjual. Para pembeli mengaku berysukur ada kegiatan gerakan pasar murah yang diselenggarakan Mapolres OKU.”Alhamdulillah nian, pacak beli sembako murah, dengan uang Rp 100 ribu sudah dapat beras 5 kg, gas dan minyak goreng masih nyosok Rp 8000,” kata Rani. (edo)





