Manfaatkan Potensi Pesisir, Departemen Ilmu Kelautan FMIPA UNSRI Latih Masyarakat Sungsang IV Olah Buah Nipah

oleh -82 Dilihat
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Sriwijaya (UNSRI) di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin. Foto dokumen FMIPA UNSRI
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Sriwijaya (UNSRI) di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin. Foto dokumen FMIPA UNSRI

Kanalberita.id, Banyuasin – Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Sriwijaya (UNSRI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peningkatan Keterampilan Masyarakat dalam Pengolahan Buah Nipah menjadi Selai Nipara di Desa Sungsang, Sumatera Selatan”.

Kegiatan yang dipimpin Prof. Dr. Rozirwan, S.Pi., M.Sc. tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam meningkatkan keterampilan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi sumber daya hayati yang tersedia di lingkungan sekitar, khususnya buah nipah yang tumbuh di kawasan pesisir dan ekosistem mangrove Desa Sungsang IV.

Prof. Dr. Rozirwan mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan teknik pengolahan buah nipah, tetapi juga mendorong masyarakat agar dapat melihat potensi sumber daya lokal dari sisi pemanfaatan dan nilai tambah. “Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat nipah sebagai tanaman yang tumbuh di sekitar lingkungan mereka, tetapi juga melihat adanya potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Melalui kegiatan ini, kami memberikan pengetahuan dan keterampilan agar masyarakat dapat mengolah buah nipah menjadi produk pangan yang memiliki potensi untuk dikembangkan,” ujar Prof. Rozirwan.

Baca Juga :  Prof Ida Umami Awali Kepemimpinannya Dengan Khataman Al-Qur'an

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pendampingan mengenai proses pengolahan buah nipah menjadi selai Nipara. Tahapan kegiatan dilakukan secara langsung melalui demonstrasi dan praktik sehingga masyarakat dapat memahami proses pengolahan serta memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri. Pengolahan buah nipah menjadi selai merupakan salah satu bentuk diversifikasi pemanfaatan sumber daya pesisir. Produk tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif pemanfaatan hasil sumber daya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Selain memberikan keterampilan teknis, kegiatan PKM tersebut juga menjadi sarana transfer pengetahuan dari perguruan tinggi kepada masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal dengan tetap memperhatikan keberlanjutan sumber daya pesisir dan lingkungan.

Baca Juga :  DKI Jakarta kembangkan Fitur Norma 101 Untuk Pengawasan Norma Ketenagakerjaan

Salah seorang tokoh masyarakat bernama Abah Badrun mengatakan, pihak Desa Sungsang IV menyambut baik pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Sriwijaya (UNSRI). Menurut Abah Badrun, kegiatan yang membawa pengetahuan dan keterampilan pengolahan potensi lokal seperti buah nipah memberikan manfaat bagi masyarakat karena membuka wawasan mengenai pemanfaatan sumber daya yang berada di sekitar desa. “Kami sangat berterima kasih karena kegiatan seperti ini memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat. Selama ini masyarakat melihat nipah sebagai tanaman yang ada di sekitar lingkungan, tetapi melalui kegiatan ini kami mendapatkan pengetahuan bahwa buah nipah juga bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah,” kata Abah Badrun.

Dikatakan Abah Badrun, keterampilan pengolahan produk lokal dapat menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya apabila nantinya dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dipasarkan.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut melibatkan sejumlah dosen Departemen Ilmu Kelautan FMIPA, yakni Dr. Isnaini, S.Si, M.Si, Dr. Hartoni, S.Pi, M.Si, Redho Yoga Nugroho, S.Kel, M.Si, Ahmad, S.Kel., M.Sc., dan Ikhlasul Amal, S.Kel., M.Si. Selain dosen, kegiatan PKM juga melibatkan mahasiswa, yaitu Yoga Winarta, S.Kel., Ahmad Marsudi, Ayessa Julka, Rona Ibtisamah, dan Muhammad Nursyahfaiqadam. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran di lapangan sekaligus memberikan pengalaman dalam melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya pesisir.

Baca Juga :  Terjang Arus Demi Cahaya Pulihkan Jaringan Di Sungai

Melalui kegiatan tersebut, Departemen Ilmu Kelautan FMIPA berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung masyarakat pesisir melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemanfaatan potensi lokal seperti buah nipah diharapkan dapat terus dikembangkan melalui inovasi pengolahan, pendampingan, serta penguatan keterampilan masyarakat. Kegiatan PKM di Desa Sungsang IV tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan pemanfaatan buah nipah sebagai produk olahan bernilai tambah sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wilayah pesisir Sumatera Selatan. (edo/ril)

No More Posts Available.

No more pages to load.