Ketua DPD RI Sultan Minta Satgas Pangan Polri Tindak Tegas Pabrik Sawit Yang Beli TBS di Bawah Harga Acuan

oleh -106 Dilihat

Kanalberitaid, Jakarta—-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri menindak tegas Pelaku Industry Pengolahan Kelapa (PKS) Sawit yang membeli Tandan buah Segar (TBS) dengan harga di bawah Acuan pemerintah daerah.

 

Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu menegaskan agar pelaku Usaha PKS tidak memanfaatkan wacana kebijakan Ekspor satu pintu Pemerintah dengan menurunkan harga beli TBS petani di daerah.

 

Baca Juga :  Polisi Bekuk Kurir Narkoba Di Wilkum Polres OKU

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah melalui kementerian pertanian menahan laju anjloknya harga TBS di daerah. Pelaku Usaha PKS tidak memiliki cukup alasan untuk secara sepihak menurunkan harga TBS di tingkat petani,” ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Kamis (28/05).

 

Menurutnya, reaksi pelaku industry PKS terhadap pembentukan Badan ekspor Komoditas PT DSI sangat subjective dan tidak relevan.

 

“Pembentukan PT DSI justru harus dimaknai sebagai upaya peningkatan posisi tawar product sawit Indonesia di pasar global sekaligus momentum memperkuat tata kelola ekspor sawit,” tegas Mantan ketua HIPMI Bengkulu itu.

Baca Juga :  Dorong Peningkatan Kontribusi PAD Perumda Tirta Raja dan Kejari Teken MoU

 

Lebih lanjut Sultan mengakui bahwa pelaku industry PKS memiliki kontribusi yang nyata dalam ekosistem Sawit di Daerah. Namun pembentukan PT DSI oleh Presiden Prabowo Subianto harus didukung oleh pelaku industry PKS.

 

“Sebagai negara penghasil CPO terbesar dunia, Indonesia seharusnya bisa menjadi price maker produk turunan sawit Dunia. Tentu saja hal ini membutuhkan dukungan dan kerjasama pelaku industry PKS secara konsoldatif,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.