Produksi Minyak di PEP Limau Field Meningkat Jadi 5.102 BOPD

oleh -105 Dilihat
Produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD berkat penemuan satu sumur baru dan perawatan dua sumur eksisting. Foto dokumen PEP Zona 4
Produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD berkat penemuan satu sumur baru dan perawatan dua sumur eksisting. Foto dokumen PEP Zona 4
  • Dukung Ketahanan Energi Nasional

Kanalberita.id, Prabumulih—PEP Limau Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat peningkatan produksi minyak dalam sebulan terakhir.

Produksi PEP Limau Field per 27 Februari 2026 mencatat produksi minyak 5.102 barel per hari (BOPD). Kapasitas produksi ini meningkat signifikan dibandingkan 16 Januari 2026, yang berada di angka 3.658 BOPD. Capaian ini menyokong peningkatan produksi PEP Zona 4 di awal tahun 2026.

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengatakan peningkatan produksi Limau Field adalah hasil konsistensi PEP Zona 4 dalam upaya mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Tentunya catatan baik ini mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional. Menurut Djudjuwanto peningkatan produksi ini diiringi komitmen PEP Zona 4 mengedepankan keselamatan kerja melalui penerapan manajemen HSSE yang ketat. Selain itu, kolaborasi dengan para stakeholder menjadi faktor penting terwujudnya peningkatan produktivitas. “Ditengah upaya peningkatan produksi, kami tetap menempatkan keselamatan kerja dan operasional sebagai prioritas utama. Kami juga mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasional dapat berjalan lancar dan kondusif, ucap Djudjuwanto.

Baca Juga :  Sekwan Akui Keliru Bicara Soal Randis Yang Dipakai Mantan Pimpinan Dewan

Sementara itu Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4 Reza Nur Ardianto menjelaskan. peningkatan produksi di PEP Limau Field sebulan terakhir disokong pekerjaan di tiga sumur. Salah satunya penemuan sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat. Pengeboran sumur tersebut dimulai sejak 22 Januari 2026. Sumur ini menunjukkan kapasitas produksi minyak 554 BOPD pada uji alir awal, 16 Februari 2026.

Selain itu, ada pekerjaan well intervention di sumur BEL-053 di Kabupaten Muara Enim yang mampu meningkatkan kapasitas produksi. Sumur tersebut menunjukkan kapasitas produksi 650 BOPD setelah well intervention dilaksanakan selama 13 hari pada 8-21 Februari 2026.

Baca Juga :  28 Personil Polres OKU Naik Pangkat

Untuk diketahui, PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai. Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.