Kanalberita.id, Jakarta—Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatra (PHR Regional 1) menerima penghargaan Sertifikat ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu dari TUV SUD Indonesia. Penyerahan sertifikat di Jakarta, Rabu (18/2/2026) dirangkaikan dengan penandatanganan Kebijakan Mutu sebagai wujud komitmen manajemen dalam menerapkan sistem manajemen mutu secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh fungsi dan aspek operasional.

Direktur Utama PHR Regional 1 Muhamad Arifin mengatakan, penetapan PHR Regional 1 atas sertifikasi ISO 9001 setelah melalui rangkaian proses panjang, mulai dari penyiapan dokumen, training awareness, executive briefing, pelatihan implementasi dan audit internal, hingga audit sertifikasi di Kantor Pusat Jakarta dan sejumlah lapangan operasi. Sertifikasi ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM). Di PHR Regional 1, sertifikasi ini mencakup standardisasi proses bisnis, manajemen risiko, serta komitmen terhadap kepuasan pelanggan baik internal maupun eksternal, serta pemangku kepentingan di industri hulu migas.
Muhamad Arifin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian PHR Regional 1Sumatera. “Patut kita syukuri, PHR Regional 1 mendapat ISO 9001:2015, ini adalah capaian yang patut kita apresiasi dan banggakan sebagai sebuah success story. Apalagi setelah end state, sertifikasi ini telah terintegrasi dari Zona 1, Rokan, hingga Zona 4” Kata Muhamad Arifin.
Ditegaskan Muhamad Arifin, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan kerja cerdas seluruh perwira mutu serta konsolidasi lintas fungsi dan wilayah kerja. Arifin menegaskan sertifikasi ini juga menjadi fondasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, menjaga operating excellence, serta memastikan target produksi migas tercapai sesuai rencana. Arifin mengajak momen ini untuk dijadikan sebagai komitmen bersama dan motivasi agar operasional ke depan selaras dengan prinsip-prinsip ISO 9001.
Selain itu Direktur Utama PHR Regional 1 menekankan pentingnya penandatanganan Kebijakan Mutu oleh pimpinan tertinggi sebagai bukti nyata komitmen manajemen puncak (leadership commitment). Sekaligus bentuk penyelarasan visi dan legitimasi pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu di seluruh lini organisasi. Dokumen Kebijakan Mutu tersebut menjadi landasan kerja yang wajib dipahami dan dijalankan oleh seluruh pekerja dan mitra kerja.
Sementara itu, Country Head of Business Assurance TUV SUD Indonesia, Unggul Prabowo, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan PHR Regional 1 dalam meraih sertifikasi ISO 9001:2015. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PHR Regional 1 Sumatra atas raihan sertifikasi ISO 9001. Ini bukan hal yang mudah. Kami memahami prosesnya, mulai dari awareness, system development, review, hingga audit, yang memerlukan waktu minimal enam bulan dan semangat juang yang kuat,” kata Unggul.
Dikatakan Unggul Prabowo dalam sistem manajemen mutu, terdapat tujuh prinsip utama, yakni customer focus, leadership, engagement of people, _process approach, improvement, evidence-based decision making, dan _relationship management. “Pada akhirnya, pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal yang baik. Mencapainya sulit, namun mempertahankannya lebih sulit. Kami berharap ISO 9001 ini dapat terus diimplementasikan secara berkelanjutan dalam sistem manajemen mutu PHR Regional 1” kata Unggul Prabowo.
Secara implementasi, PHR Regional 1 menerapkan pendekatan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) : mulai dari penetapan Kebijakan Mutu dan identifikasi risiko (Plan), pelaksanaan implementasi dan Standar Tata Kerja (Do), audit internal dan tinjauan manajemen (Check), hingga tindakan korektif untuk peningkatan kinerja (Act). Dengan diraihnya sertifikasi ISO 9001:2015 ini, PHR Regional 1 menegaskan komitmennya untuk menjaga operational excellence, memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar industri global, meningkatkan efisiensi biaya melalui continual improvement , serta memperkuat reputasi dan kepercayaan pemangku kepentingan di sektor energi.
Untuk diketahui,
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatera menjalankan tugas dari Subholding Upstream Pertamina untuk mengelola bisnis dan operasional kegiatan usaha hulu migas di Wilayah Kerja Regional 1 Sumatra yang terbentang dari Aceh hingga Sumatra Selatan. PHR menghasilkan sepertiga produksi minyak bumi Pertamina Subholding Upstream. Menjadi salah satu produsen minyak dan gas utama di Indonesia yang berkontribusi dalam pemenuhan energi nasional. Pada tahun 2025 PHR menyelesaikan restrukturisasi organisasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan ketahanan energi nasional. Integrasi organisasi ini mencakup Zona 1, Zona Rokan, dan Zona 4 ke dalam struktur Regional 1 demi memastikan operasional yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Restrukturisasi ini membawa dampak positif dalam pengelolaan aset hulu migas dari ujung utara hingga selatan Sumatra, sejalan dengan program Swasembada Energi yang dicanangkan pemerintah. Dengan organisasi yang lebih efisien, PHR berupaya menjaga pasokan energi nasional dan menghadapi tantangan industri migas ke depan. (edo/ril)






