Kanalberita.id, Baturaja—Jembatan Garuda bangunan TNI di Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU dilauching Senin (9/3/2026). Peresmian pemakaian jembatan dilakukan oleh Kapoksahli Pangdam II /Sriwijaya BrigjenTNI Junaidi M, SSos MSi bersama Danrem 044 Garuda Dempo Brigjen TNI Khabib Mahfud SIP MM. Hadir Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd , Dandim 0403/ OKU Letkol Arh Yusuf Winarno SIP MHan dan Forkopimda Kabupaten OKU. Peresmian pemakaian jembatan gantung bangunan TNI ini dilauching serentak bersama 200 gabtung jembatan di seluruh Indqonesia. Jembatan dengan bentang sekitar 100 M dan lebar 2 meter ini embuka akses di kawasan seberang Sungai Ogan.

Jembatan panjang bentang sekitar 100 meter dan lebar 2 meter dirancang dengan spesifikasi teknis untuk memastikan keamanan dan ketahanan jangka panjang. Konstruksi ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh masyarakat yang selama ini bergantung pada akses memutar atau transportasi air yang terbatas.
Jembatan ini, diproyeksikan memperlancar akses bagi mobilitas warga sekitar. Pembangunan jembatan gantung di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat ini merupakan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui TNI AD. Saat proses pekerjaan, juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat, tenaga kerja yang membangun jembatan gantung Desa Pusar ini sebanyak 24 orang.
Proyek ini merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam memajukan infrastruktur pedesaan. kehadiran jembatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendukung akses pendidikan dan kesehatan bagi warga Desa Pusar dan sekitarnya. seluruh personel dan pekerja di lapangan yang tetap bekerja keras di tengah tantangan cuaca dan teknis. Sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci sukses rampungnya jembatan ini.
Sementara sekdes Pusar Arius Defriansa SE menguacpkan terima kasih kepad a TNI yang sduah membangun jembatan gantung garuda, jembatan ini sangat penting bagi masyrakat. Akses menjadi lebih lancar, aktivitas perkantoran desa ada di seberang sungai, ada juga Koperasi Merah putih dan centra pertanian juga di sbeerang sungai. Sejak jembatan putus di hantam banjir tahun 2024 lalu , warga terpaksa naik perahu. “Kami mengucapkan teirma kasih kepada TNI yang sudha membagung jembatan ini,’ kata Sekdes. (edo)







