Kanalberita.id, Baturaja—-BUMDes Harapan Bunda Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu kini sudah beromzet miliaran rupiah pertahun dan siap berkontribusi PAD Desa 20 persen dari keuntungan.

BUMDes yang merupakan binaan PT Sumbagselenergi Sakti Pewali (PT SSP) PLTU Mulut Tambang Sumbagsel-1 (2×150 MW) dari tahun ke tahun terus menunjukan progress yang menggembirakan. Di awal tahun ini UMKM ini mendapat pesanan dari PLTU PT Sumbagselenergi Sakti Pewali (PT SSP) PLTU Mulut Tambang Sumbagsel-1 (2×150 MW) 260 ribu pcs paving blok. Harga per pcs Rp 7.000, sehingga diawal tahun saja omzetnya mencapai Rp 1,8 M.

Ketua BUMDes Harapan Bunda Desa Kebun Agung, Abu Yazid yang ditemui di lokasi menjelaskan, untuk memenuhi pesanan 260 ribu paving blok ini diperkirakan membutuhkan waktu 10 bulan. Rata-rata per bulani bisa menproduksi sekitar 1.000 pcs yang dekerjakan oleh 12 karyawan dengan 4 unit mesin bantuan PLTU Mulut Tambang Sumbagsel-1. BUMDES yang berdiri sejak 17 Januari 2025 membuat batako dan paving blok dengan memanfaatkan Fly Ash & Bottom Ash (FABA) hasil pembakaran batubara yang disuplai dari PT Sumbagselenergi Sakti Pewali (PT SSP) PLTU Mulut Tambang Sumbagsel-1(2X150 MW). Dikatakan Abu Yazid, BUNDES “Harapan Bunda” sudah mempekerjakan 12 karyawan secara shiff. Semua peralatan, fasilitas serta bahan baku berupa FABA disuplai oleh PT Sumbagselenergi Sakti Pewali (PT SSP) PLTU Mulut Tambang Sumbagsel-1. “Alhamdulillah tahun ini kami sudah bisa menggaji karyawan sendiri dan lebih mandiri . Kami juga mendapat bantuan 2 unit lagi mesin ‘kata Abiu Yazid. Ketua BUMdes juga mengajak seluruh masyarakat khususnya yang berada di ring 1 PT SSP PLTU Mulut Tambang Sumbagsel-1 agar sama-sama menjaga perusahaan ini karena masyarakat sekitar sudah merasakan multy effek kehadiran perusahaan.

Terpisah, Manajer HR dan Publik Relation PT SSP PLTU MT Sumbagsel-1 Gunawan Ichsan melalui HSE Devi menjelaskan, pembinaan BUMdes Harapan Bunda merupakan realisasi dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Program pemberdayaan masyarakat sekitar yang ditekuni BUMdes dengan memanfaatkan residu pembakaran batu bara dalam mengolah FABA menjadi produk batako dan paving blok dengan berbagai bentuk dan ukuran yang bernilai ekonomis. Hasilnya BUMdes Harapan Bunda Binaan PT SSP PLTU MT Sumbagsel-1 sudah memiliki omzet Rp 1,8 M per tahun.
Keunggulan dari batako dan faving blok yang memanfaatkan bahan baku dari FABA bahan bakunya lebih halus dan padat. Kemudian lebih efiesin karena mendekatkan bahan baku hanya berjarak sekitar 3 Km dari BUMBES Harapan Bunda. Gunawan menjelaskan bahwa Bottom Ash yang bisa menjadi bahan pengganti pasir, hal tersebut karena tipe boiler di PLTU Sumbagsel-1 menggunakan tipe boiler CFB ( Circulating Fluidized Bed). Dimana proses pembakaran menggunakan batubara dan untuk mempertahankan panas dalam ruang bakar digunakan Bed Material. Salah satu bed material itu adalah bottom ash itu sendiri dan ini merupakan salah satu tipe boiler yang baru di Indonesia karena hampir PLTU yang ada menggunakan metode PCB (Pulverized Coal Boiler).
Terpisah Kepala Desa Keban Agung, Idi Aryoni (48) mengaku bersyukur BUMdes Harapan Bunda sudah mampu meriah omzet Rp 1,8 M tahun dari pesanan perusaahn. Belum lagi dair pihak lainnya. UMKM ini juga sudah menyerap tenaga karja belasan orang dan para ibu-ibu juga bisa berpartisipasi untuk mendapbah peghasilan rumah tangga.” Kami mengucapkan terima kasih kepada PT SSP PLTU MT Sumbagsel-1 yang sudah banyak berkontibusi untuk kemajuan daerah, mari kita jaga agar perusahaan ini bisa maju dan berkembang “ imbuh Kades. (edo)






