Benteng Generasi Muda, BNK Tangerang dan Mahasiswa Dorong Pelajar Rajeg Berani Tolak Narkoba

oleh -23 Dilihat

 

Kanalberita.id, Tangerang—Permasalahan Narkoba merupakan permasalahan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak, bukan hanya dari unsur Pemerintah maupun Aparat Penegak Hukum, tetapi juga Masyarakat maupun aktivis pemuda dan pergerakan mahasiswa. Upaya membangun kesadaran dan keberanian dalam menolak bahaya narkoba perlu terus digaungkan dan dilaksanakan melalui berbagai kesempatan, salah satunya dengan edukasi massif kepada para pelajar di sekolah. Forum Mahasiswa Tangerang Utara (FORMATUR) Bersama KKN Pradipta Kelompok 12 Global Institute menggelar Seminar Bahaya Narkoba, Selasa (15/9/2026).

Badan Narkotika Kabupaten Tangerang menghadirkan dua narasumber yakni Drs. H. Arief Rachman Taufick, MM., (Sekretaris) dan Ika Novriana, S.Farm. (Konselor Adiksi), untuk memberikan edukasi bahaya narkoba beserta aspek hukumnya, maupun korelasinya dengan isu kenakalan remaja lainnya seperti pengunaan rokok atau vape, serta perilaku penyimpangan orientasi seksual LGBT dan HIV/AIDS, yang saat ini juga menjadi salah satu isu permasalahan sosial yang banyak terjadi di kalangan generasi muda di Indonesia.

Kegiatan ini mengusung tema “Generasi Muda Sehat, Cerdas, dan Berani Menolak Narkoba”. Kesempatan baik ini disambut dengan sangat antusias oleh Siswa/I dan Guru Yayasan Pendidikan Al-Azhariyah, bertempat di Aula Sekolah yang berlokasi di Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Terbukti dengan begitu banyaknya pertanyaan dan diskusi interaktif yang terjadi selama sesi seminar berlangsung.

Baca Juga :  Ridwan Kamil-Suswono Naik Ojol Motor Listrik ke KPU Ambil Nomor Urut 

Drs. H. Arief Rachman Taufick, MM. memberikan penekanan tentang pentingnya kesadaran diri dan ketahanan mental generasi muda dalam menolak bahaya narkoba. Beliau juga mengajak seluruh pelajar maupun guru atau tenaga pendidik agar menjadi Agent of Chane dalam menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk Bersama-sama berkomitmen melalui Pembacaan Ikrar Anti Narkoba. Sebab, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial semata, tetapi dapat memberikan efek jangka panjang untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang Semakin Gemilang dengan Bersinar (bersih dari Narkoba). Sehingga, generasi muda maupun Masyarakat diharapkan tidak hanya mampu menolak bahaya narkoba dengan tegas dan percaya diri, tetapi juga mampu menjadi agent of change dan role model bagi lingkungan sekitarnya, termasuk keluarga, sekolah dan Masyarakat.

Baca Juga :  Semen Baturaja Pamerkan UMKM Binaan Lewat Karya Nyata Festival

BNK Tangerang mengingatkan tentang pemahaman bahaya narkoba dengan pendekatan “Tanpa Narkoba dengan Cinta” yakni Cinta kepada diri sendiri, cinta kepada keluarga, cinta kepada bangsa dan negara, serta cinta kepada agama. Ika Novriana, S.Farm. Juga memberikan penekanan tentang pentingnya Masyarakat memiliki kesadaran dan sikap mental yang kuat untuk tidak hanya sekedar berani menolak penyalahgunaan narkoba, tetapi juga berani untuk melaporkan dan menginformasikan berbagai aktivitas di lingkungan Masyarakat yang berpotensi menjadi jalan masuknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada Aparat Penegak Hukum dan Pihak berwenang lainnya, termasuk BNK dan BNN. Ia juga menghimbau agar Masyarakat yang sudah terlanjut menjadi pecandu atau pengguna narkoba segera melaporkan dirinya dan berkonsultasi kepada BNK maupun BNN untuk mendapatkan pelayanan rehabilitasi adiksi narkoba, sebelum akhirnya justru menjadi salah satu daftar target OTT kepolisian.

Riki, Ketua FORMATUR, memandang bahwa Tangerang Utara harus bersih dari ancaman narkoba yang bisa merusak masa depan anak-anak muda. Edukasi preventif semacam ini Adalah Langkah konkret agar benteng pertahanan mental para pelajar di Tingkat akar rumput semakin kuat. Hal ini juga senada dengan Fajri Khaerullah, Ketua KKN Pradipta Kelompok 12 Global Institute, yang menyoroti pentingnya kolaborasi dan pendekatan kekinian agar pesan pencegahan narkoba diterima remaja, dengan menghadirkan ruang edukasi yang interaktif dan relevan dengan dunia pelajar. Butuh kepedulian kolektif agar para pelajar menjadi lebih produktif, kreatif, serta berani menolak narkoba.
Saat ini, BNK Tangerang Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang masih terus mengupayakan percepatan adanya Fasilitas Rehabilitasi Adiksi Narkoba, yang direncanakan akan berlokasi di Pusat Rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Jayanti. Hal ini sangat penting, mengingat di Kabupaten Tangerang belum ada Lembaga rehabilitasi adiksi narkoba milik pemerintah, yang menjadi salah satu kunci keberhasilan program Restorative Justice bagi pengguna Narkoba, Dimana penggunan narkoba perlu mendapatkan pembinaan dan pemulihan, disamping daripada adanya aturan hukum yang harus ditegakkan. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif dalam Upaya mewujudkan Kabupaten Tangerang Yang Semakin Gemilang Tanpa Narkoba.

No More Posts Available.

No more pages to load.