Antisipasi Kekeringan Sawah Kabupaten OKU Kini Miliki Jaringan IRPOM

oleh -34 Dilihat
Bupati OKU H Teddy Meilwasnyah SSTP MM MPd meninjau pengoperasian Irigasi Perpompaan di Lingkungan Sumber Jaya, Kelurahan Sepancar Lawang Kulon Kecamaatn Baturaja Timur OKU. Kanalberita.id / Edo
Bupati OKU H Teddy Meilwasnyah SSTP MM MPd meninjau pengoperasian Irigasi Perpompaan di Lingkungan Sumber Jaya, Kelurahan Sepancar Lawang Kulon Kecamaatn Baturaja Timur OKU. Kanalberita.id / Edo

Kanalberita.id, Baturaja—Untuk mengantisipasi musim kemarau panjang yang mengancam padi sawah, kini Kabupaten Ogan Komering Ulu sudah memiliki jaringan IRPOM (Irigasi Perpompaan) agar padi sawah petani tetap produksi meskipun di musim kemarau panjang.

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd kepada wartawan menjelaskan, irigasi perpompaan ini merupakan program setretagis dalam mewujudkan  ketahanan pangan di Kabupaten OKU. Bupati yang juga didampingi Kepala  Dinas Pertanian Kabupaten OKU Ir Joni Saihu menjelaskan, jaringan Irpom sudah dilakukan uji coba di persawahan  Kelompok Tani di Lingkungan Sumber Jaya, Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU. Hasilnya memang cukup menggembirakan, jaringan irpom yang dibangun sudah bisa mengaliri sawah kelompok tani. Satu unit Irpom bisa mengaliri sawah petani seluas 5 hektar.

Baca Juga :  PHE OK Bangun Desa Melalui Program Inkubator Bisnis

Dikesempatan itu Bupati menjelaskan, Irpom ini bantuan dari kemeterian Pertanian Republik Indonesia, untuk tahun 2026 Kabupaten OKU mendapat bantuan jaringan Irigasi Perpompaan (Irpom) yang menggunakan Dana APBN TA 2026 melalui Dirjen Irigasi Kementrain Pertanian RI, sebanyak 17 lokasi (titik) yang tersebar di beberapa kecamatan dalam Kabupaten OKU. Dari 17 unit Irpom tersebut, 15 unit berupa sumur bor ditambah fasilitas penunjang seperti rumah panel, pipa saluran untuk ke sawah. Kemudian 2 unit tanpa sumur bor hanya mesin pompa dan pipa karena dekat dengan sumber air permukaan.

Baca Juga :  Pakar Nilai Ganjar Beri Angka 5 Penegakan Hukum Karena Sakit Hati

Selain itu Kabupaten OKU akan mendapat lagi sebanyak 15 unit (titik) jaringan Irigasi Perpompaan (Irpom) yang akan didanai melalui APBN Perubahan TA 2026. Kelima belas unit Irpom tambahan ini saat ini masih dalam tahap verifikasi, 5 unit unit (titik) untuk mendukung tanaman pangan dan 10 unit untuk mendukung program hortikultura (bawang merah, cabai dan sayuran).

Kemudian Kabupaten OKU juga mendapat bantuan dari Kementrian PU berupa Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebanyak 14 unit (titik). Sepuluh unit dikerjakan pada Semester I tahun 2026, masing masing, Desa Mendala 3 unit, Desa Peninjauan 1 unit, Desa Srimulya 2 unit dan Desa marga Bakti 4 init. Pada Semester II Tahun 2026 OKU mendapat bantuan Jiat 4 unit (titik), masing-masing, Desa Mendala 1 unit, Desa Lubuk Kemiling 3 unit dan Desa Banuayu 1 unit serta Desa Gunung Liwat 1 unit. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.