Tingkatkan Cakupan ASI Eksklusif” Poltekkes Kemenkes Palembang Latih Kader Posyandu

oleh -16 Dilihat
Lurah Air Gading Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU (mitra pengguna) Mahyudin, SE membuka Kegiatan Pengabdian Masyarakat. Foto koleksi Eni Folendra Rosa, SKM, MPH
Lurah Air Gading Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU (mitra pengguna) Mahyudin, SE membuka Kegiatan Pengabdian Masyarakat. Foto koleksi Eni Folendra Rosa, SKM, MPH

Kanalberita.id, Baturaja—Dalam upaya meningkatkan cakupan ASI Eksklusif” jajaran akademisi dari Poltekkes Kemenkes Palembang melakukan langkah strategis membrikan pelatihan kepada kader Posyandu yang merupakan ujung tombak dan perpanjangan tangan tenaga kesehatan di tengah masyarakat.

Ketua Pengabdi PPDM  Eni Folendra Rosa, SKM., MPH ( Prodi Keperawatan Baturaja)
Ketua Pengabdi PPDM Eni Folendra Rosa, SKM., MPH ( Prodi Keperawatan Baturaja)

Ketua Pengabdi PPDM , Eni Folendra Rosa, SKM. MPH ( Prodi Keperawatan Baturaja kepada awak media Senin (5/10/2026) menjelaskan, Kesehatan ibu dan anak merupakan pilar utama keberhasilan pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Dalam menanggapi tantangan kesehatan masyarakat terutama tentang upaya peningkatkan kesehatan Ibu dan Anak, jajaran akademisi dari Poltekkes Kemenkes Palembang kembali menunjukkan komitmen nyatanya melalui Pengabdian skema Program Pembinaan kepada Desa Mitra (PPDM). Bertempat di Kelurahan Air Gading, Baturaja Barat,  sebuah langkah strategis diadakan melalui kegiatan bertajuk “Pelatihan Edukasi Holistik Menyusui Bagi Kader Posyandu Ibu melalui Materi Interface Breastfeeding Exclusive Self Training (BEST) sebagai Upaya Meningkatkan Cakupan ASI Eksklusif”.  Pelaksanaan pengabdian dilakukan sejak  tanggal 9 Juni sampai 21 Agustus 2026  dengan dosen  pengabdi  meliputi , Rita Kamalia S.Pd., M.Kes dan Ekadewi Retnosari, S.Keb., M.Keb dari Prodi Kebidanan Muara Enim.

Anggota Dosen Pengabdi, Rita Kamalia S.Pd, M.Kes dan Ekadewi Retnosari, S.Keb, M.Keb dari Prodi Kebidanan Muara Enim.
Anggota Dosen Pengabdi, Rita Kamalia S.Pd, M.Kes dan Ekadewi Retnosari, S.Keb, M.Keb dari Prodi Kebidanan Muara Enim.

Kegiatan bernilai akademis dan sosial ini dibuka secara resmi oleh mitra pengabmas,  Lurah Kelurahan Air Gading, Mahyudin, SE yang memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi sinergis antara perguruan tinggi kesehatan dan pemerintah kelurahan lokal.   Lebih jauh menjelaskan pentingnya pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini digambarkan dari realitas lapangan yang membutuhkan perhatian bersama.

Baca Juga :  Patra Logistik dan UNS Dukung Kegiatan Posyandu di Padukuhan Plurugan
Mahasiswa dari Prodi keperawatan Baturaja dan 2 mahasiswa Prodi Kebidanan  Muara Enim
Mahasiswa dari Prodi keperawatan Baturaja dan 2 mahasiswa Prodi Kebidanan Muara Enim

Laporan pencapaian pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Air Gading pada tahun 2024 mencatatkan angka sebesar 42,9%. Figur ini menunjukkan bahwa angka keberhasilan menyusui di wilayah tersebut masih berada di bawah target nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI, yakni di atas 80%, serta masih di bawah target global World Health Assembly (WHA) sebesar 50%. Kondisi ini menegaskan perlunya intervensi terstruktur dan inovatif guna memberikan hak nutrisi terbaik bagi bayi sejak lahir.

 

Peran Sentral Kader dan Pendekatan Biopsikososiospiritual

 

Kader Posyandu senantiasa menjadi ujung tombak dan perpanjangan tangan tenaga kesehatan di tengah masyarakat. Meskipun Kelurahan Air Gading didukung oleh kader-kader yang aktif, sebagian besar dari mereka belum pernah mendapatkan pelatihan khusus yang mendalam mengenai manajemen laktasi serta edukasi menyusui secara holistik. Padahal, berhasilnya proses menyusui tidak semata-mata ditentukan oleh faktor fisiologis atau fisik ibu. Pendekatan holistik—yang mencakup aspek biopsikososiospiritual (kesiapan fisik, mental, dukungan sosial, hingga spiritualitas)memegang peranan yang sangat vital.

Berdasarkan hasil penelitian bertahap tentang Efektivitas edukasi Holistik menyusui yang dilakukan oleh ketua Pengabdi pada tahun 2022 hingga 2024, pengembangan materi inovasi Interface Breastfeeding Exclusive Self Training (BEST) terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, serta keterampilan ibu dalam memberikan ASI Eksklusif secara praktis.

Baca Juga :  Kabupaten Ogan Komering Ulu Kini Milik Mesin Pengering Jagung Kapasitas 10 Ton/Jam

Program pengabdian dengan topik yang sama sinergi Akademisi dan merupakan kegiatan yang berkelanjutan khususnya di kecamatan Baturaja Barat. KeberlanjutanProgram pengabdian masyarakat ini merupakan bagian integral dari roadmap Poltekkes Kemenkes Palembang Prodi keperawatan Baturaja di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi tim dosen gabungan dari Prodi DIII Keperawatan Baturaja dan Prodi Kebidanan Muara Enim. Sinergi dosen ini juga diperkuat dengan keterlibatan aktif mahasiswa, yakni 4 orang mahasiswa dari Prodi Keperawatan Baturaja dan 2 orang mahasiswa dari Prodi Kebidanan Muara Enim.

Pelatihan ini diikuti oleh 15 orang kader Posyandu Ibu di Kelurahan Air Gading. Ke depan, para kader yang telah dibekali ini bertindak sebagai agen perubahan yang akan mengimplementasikan ilmu dan melakukan pendampingan langsung kepada 30 orang ibu peserta Posyandu serta Kelas Ibu di wilayah Kelurahan Air Gading.

Penguatan Keterampilan Praktis LaktasiPelaksanaan pelatihan dikemas dengan metode yang komprehensif dan bertahap. Para peserta tidak hanya menerima pemaparan teori untuk memperkuat aspek kognitif, melainkan juga menjalani sesi akurasi dan redemonstrasi praktik keterampilan (psikomotorik). Materi yang diajarkan dirancang sangat praktis dan aplikatif, mulai dari:   Teknik Perlekatan dan Posisi Menyusui : memutar ibu dan bayi dengan nyaman saat proses menyusui. Manajemen ASI Perah (ASIP) : Solusi bagi ibu bekerja atau beraktivitas di luar rumah. Penanganan Masalah Laktasi : Penanggulangan masalah teknis seperti puting lecet, putting terbenam dan atauadanya sumbatan saluran ASI serta berbagai Teknik Pijat dan Stimulasi Laktasi : seperti Breast Care , pijat Oksitosin, pijat Marmet, Pijat Oketani, Massage metode SPEOS serta Hypnobreastfeeding yang memberikan relaksasi dan ketenangan psikologis bagi ibu menyusui.

Baca Juga :  PT Perkebunan Minanga Ogan Salurkan Bantuan Korban Banjir Di OKU

Pendampingan penerapan materi ini didukung penuh dengan penggunaan media edukasi berbasis buku serta video materi dari interface BEST (Breastfeeding Exclusive Self Training).  Harapan masa depan bagi Kabupaten OKU melalui program yang terukur ini, target luaran yang diharapkan mencakup peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis kader hingga 100% dalam melakukan pendampingan laktasi di lapangan.

Harapan besar bertumpu pada lahirnya kader-kader Posyandu Air Gading yang percaya diri, kompeten, dan empati. Ketika kader mampu mengedukasi masyarakat secara holistik, cakupan ASI Eksklusif di Kelurahan Air Gading diyakini mampu menembus target global 50% dan bergerak mendekati target nasional.  Sinergi antara akademisi Poltekkes Kemenkes Palembang, Lurah Kelurahan Air Gading, UPTD Puskesmas Tanjung Agung, serta kader posyandu membuktikan bahwa penguatan kesehatan masyarakat diawali dari kepedulian bersama di tingkat dasar. Inilah bukti nyata bahwa pengabdian perguruan tinggi mampu memberikan dampak konkret bagi peningkatan kualitas hidup generasi penerus di bumi Ogan Komering Ulu. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.