Rutan Baturaja Kerja Sama Dengan Muhammadiyah OKU

oleh -54 Dilihat
Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja Fitri Yady SH MSi dan Ketua PD Muhammadiyah OKU menanda-tangani kerja sama pembinaan warga binaan. Foto dokumen Rutan Baturaja
Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja Fitri Yady SH MSi dan Ketua PD Muhammadiyah OKU menanda-tangani kerja sama pembinaan warga binaan. Foto dokumen Rutan Baturaja
  • Perkuat Sinergi Pembinaan

Kanalberita.id, Baturaja—Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB baturaja lakukan penanda-tanganan kerja sama (MoU) dengan PD Muhammadiyah Kabupaten Ogan Komering Ulu. MoU ini untuk memperkuat komitmen Rutan Baturaja dalam mengoptimalkan pembinaan bagi warga binaan.

Penanda-tanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja Fitri yady SH MSi dan Ketua PD Muhammaduyah OKU Prof. DR. Gribaldi MSi. Penandatanganan kerja sama di tingkat daerah ini dilaksanakan secara bersamaan dengan prosesi MoU antara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Ditjenpas Sumsel yang diselenggarakan secara virtual.

Baca Juga :  Disdukcapil OKU Dan Rutan Baturaja Jamin Warga Binaan Miliki Kependudukan Valid

Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja Fitri Yady SH MSi kepada Sripo, Rabu (5/8/2026) mengatakan, kerja sama strategis ini digagas sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan secara berkesinambungan. Dikatakan Fitri Yady, kolaborasi bersama Muhammadiyah OKU memegang peranan krusial dalam menyentuh sisi mental dan spiritual para narapidana. “Maksud dan tujuan dari MoU ini adalah untuk membentuk mental dan spiritual warga binaan, serta memperbaiki akhlak dan moral mereka. Harapan utamanya, ketika masa pidana selesai dan kembali ke masyarakat, mereka siap menjadi pribadi yang lebih baik dan diterima dengan positif,” ujar Fitri Yady.

Baca Juga :  Rutan Baturaja Gelar Riksakes Gratis Bagi Pengunjung Dan Masyarakat Sekitar

Melalui sinergi ini, jajaran Rutan Baturaja dan PDM OKU akan merancang berbagai program bimbingan keagamaan, kajian moral, serta pendampingan spiritual secara rutin. Langkah ini diharapkan mampu menjadi benteng moral sekaligus pembekalan jiwa bagi para warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.