Pertamina Trans Kontinental Perkuat Kompetensi dan Kesejahteraan Pelaut sebagai Garda Terdepan Layanan Maritim Terintegrasi dan Distribusi Energi Nasional di Hari Pelaut Sedunia 2026 

oleh -69 Dilihat

Kanalberita.id, Jakarta — Memperingati Hari Pelaut Sedunia (Seafarers Day) 2026 yang mengusung tema “Carrying World Trade, Carrying the Risks”, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta kesejahteraan pelaut sebagai garda terdepan operasional perusahaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Officer di Jakarta yang diikuti oleh para perwira pelaut dari berbagai wilayah operasi di Indonesia.

Direktur Armada PTK, Dewi Susanti, menyampaikan bahwa Hari Pelaut Sedunia merupakan momentum untuk memberikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme para pelaut yang selama ini menjadi ujung tombak operasional perusahaan sekaligus berperan penting dalam menjaga keandalan rantai pasok energi nasional.

“Di balik terjaganya distribusi energi nasional hingga ke berbagai pelosok Indonesia, terdapat dedikasi para pelaut PTK yang menjalankan tugas dengan profesionalisme, integritas, dan komitmen tinggi terhadap keselamatan. Pada momentum Hari Pelaut Sedunia ini, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelaut yang telah menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan layanan maritim dan ketahanan energi nasional,” ujar Dewi.

Baca Juga :  Bupati OKU Shalat Idul Adha di Masjid Agung Islamic Center

 

Sebagai perusahaan jasa maritim terintegrasi, PTK memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi energi nasional melalui pengelolaan armada yang andal, aman, dan berkelanjutan. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi para pelaut yang menjalankan operasional di garis depan untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke berbagai penjuru Indonesia.

Seminar Officer menjadi salah satu apresiasi PTK dengan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia maritim melalui pembekalan kompetensi teknis, penguatan aspek operasional, serta sesi bersama psikolog profesional yang berfokus pada peningkatan kesehatan mental dan ketahanan psikologis pelaut. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan profesi pelaut yang bekerja di lingkungan berisiko tinggi serta berada jauh dari keluarga dalam kurun waktu yang panjang.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa KKN Unbara Masuk Pedesaan

Menurut Dewi, keandalan operasional perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan armada, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

“Keandalan operasional perusahaan dibangun oleh kompetensi, integritas, dan ketangguhan para pelaut. Oleh karena itu, PTK terus menghadirkan berbagai program pengembangan kapabilitas, peningkatan kesadaran akan kesehatan mental, serta dukungan terhadap kesejahteraan pelaut agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui Direktorat Armada, PTK secara konsisten mengembangkan kompetensi pelaut melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, hingga forum peningkatan kapabilitas seperti Seminar Officer. Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun sumber daya manusia maritim yang profesional, adaptif terhadap perkembangan industri, serta mampu menjawab tantangan operasional maritim yang semakin kompleks.

Peran para pelaut PTK semakin krusial seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan maritim yang andal dalam mendukung distribusi energi nasional. Mereka memastikan setiap armada dapat beroperasi secara aman, tepat waktu, dan efisien sehingga mampu menjaga keberlangsungan rantai pasok energi sekaligus mendukung aktivitas logistik nasional.

Baca Juga :  Seluruh Wilayah Kerja PEP Zona 4 Raih Penghargaan PROPER Hijau

Sepanjang tahun 2025, keandalan operasional PTK turut didukung oleh komitmen para pelaut dalam menerapkan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), operational excellence, serta praktik bisnis yang berkelanjutan dalam setiap aktivitas operasional.

“Menjadi pelaut adalah profesi yang penuh pengabdian sekaligus memiliki tantangan dan risiko yang tinggi. Karena itu, PTK berkomitmen untuk terus memastikan setiap pelaut tidak hanya memiliki kompetensi yang unggul, tetapi juga mendapatkan dukungan bagi kesehatan fisik dan mentalnya. Kami juga akan terus mendorong pengembangan kapasitas pelaut Indonesia agar semakin profesional, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global dalam mendukung ketahanan energi bangsa,” tutup Dewi.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.