Optimasi Pengeboran Berbagai Inovasi, PHR Zona 4 Torehkan Lima Prestasi

oleh -22 Dilihat
PEP Zona 4 meraih lima penghargaan dari SHU Pertamina berkat pencapaian positif pengeboran sumur migas sepanjang tahun 2025. Dokumen PEP 4.
PEP Zona 4 meraih lima penghargaan dari SHU Pertamina berkat pencapaian positif pengeboran sumur migas sepanjang tahun 2025. Dokumen PEP 4.

Kanalberita.id, Prabumulih—Pertamina EP Zona 4 melakukan upaya maksimal untuk menambah cadangan dan produksi minyak bumi (crude oil) dengan secara strategis dan inovatif pada tahun 2025 lalu. Lebih dari 90 pengeboran dikerjakan untuk mendukung ketahanan energi negeri. Hasilnya, Pertamina EP Zona 4 mencatatkan 27.642 barel minyak per hari (BOPD) dan 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD) di akhir tahun 2025.

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto menghadiri Quarterly Development & Production Coordination Meeting untuk Realisasi Kinerja 2025 dan Strategi Pencapaian Target 2026 di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah. Dokumen PEP 4.
General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto menghadiri Quarterly Development & Production Coordination Meeting untuk Realisasi Kinerja 2025 dan Strategi Pencapaian Target 2026 di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah. Dokumen PEP 4.

General Manager Pertamina EP Zona 4, Djujuwanto mengatakan, atas prestasi maksimal ini, Pertamina EP Zona 4 meraih lima penghargaan sekaligus pada Quarterly Development & Production Coordination Meeting untuk Realisasi Kinerja 2025 dan Strategi Pencapaian Target 2026. Penghargaan diselenggarakan Pertamina Sub Holding Upstream (SHU) pada tanggal 7-11 April 2026 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pertamina Subholding Upstream adalah salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang fokus pada kegiatan hulu migas (eksplorasi dan produksi) di seluruh Indonesia.

Adapun lima penghargaan yang Diraih Pertamina EP Zona 4 yaitu, The Most Aggresive Development Step Out, Near Field, and Interfield Drilling. The Most Attractive Development Step Out, Near Field, and Interfield Drilling Proposal. The Most Sustainable Investment Proposal. The Best DWI Breakthrough Improvement Initiatives. The Best Achievement in Subsurface Drilling Performance.

Baca Juga :  PEP Zona 4 Berhasil Reaktivasi Sumur Lewat Well Intervention

Dikatakan General Manager Pertamina EP Zona 4, capaian prestasi ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap ketahanan energi. “PEP Zona 4 terus berinovasi untuk menekan natural decline, bahkan terjadi peningkatan angka produksi. Hal ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pekerja PEP Zona 4 serta dukungan pemerintah dan masyarakat setempat,” kata Djudjuwanto.

Sebagai energi yang tak terbarukan, produksi minyak bumi pada suatu struktur memang akan mengalami laju penurunan alami (natural decline). Untuk itu, diperlukan pengembangan baru maupun optimasi sumur migas yang sudah ada untuk menjaga produksi nasional stabil.

Strategi yang dipilih PEP Zona 4 dikatakan agresif karena melakukan upaya maksimal untuk mengoptimalkan dan menambah cadangan minyak secara tepat dengan memanfaatkan area di sekitar lapangan yang sudah ada dengan beberapa pendekatan. Di antaranya, pemboran pada struktur geologi yang sama untuk menemukan potensi atau cadangan baru di area yang belum dilakukan pengeboran (step out). Selain itu, mengeksplorasi target yang terletak di dekat infrastruktur produksi yang sudah ada (Near Field) dan mengebor di antara sumur-sumur yang sudah berproduksi dalam satu lapangan yang sama (Interfield Drilling).

Baca Juga :  Beasiswa Non-ikatan Dinas SKK Migas-PHR Buka Harapan Generasi Muda PALI

Lebih lanjut Djudjuwanto menjelaskan, sepanjang tahun 2025, PEP Zona 4 melakukan pengeboran step out/interfield di delapan sumur yang berlokasi di empat struktur, yaitu Abab, Benuang, Mangunjaya, dan Niru. Perusahaan juga melakukan new area development di 9 sumur yang berada di empat struktur, yaitu Lavatera, Lembak Kemang Tapus, Prabumenang, dan Talang Jimar. Di samping itu, PEP Zona 4 melaksanakan pengeboran 82 sumur baru di antara sumur-sumur produksi yang sudah ada.

Keberhasilan berbagai aktivitas pengeboran tersebut menjadi penopang peningkatan produksi minyak dan gas PEP Zona 4 sepanjang 2025 tanpa mengurangi aspek keamanan dan keselamatan. “Keberhasilan ini menjadi fondasi utama dalam mempertahankan baseline produksi di tengah tantangan field yang semakin mature. PEP Zona 4 akan terus melakukan terobosan-terobosan untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan,” tutup Djudjuwanto.

Baca Juga :  PEP Adera Field Catat Rekor Produksi Minyak 5.214 BOPD Berkat Struktur Benuang

Prestasi ini menjadi tambahan untuk deretan pencapaian ini melampaui torehan positif tahun sebelumnya. PEP Zona 4 meraih empat penghargaan pada acara serupa yang diselenggarakan tahun 2025 atas performa pengeboran di 2024.

Untuk diketahui, PHR Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina, mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai. Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. PHR Regional Sumatra Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (edo)

No More Posts Available.

No more pages to load.