Kanalberita.id, Baturaja—Khabar gembira bagi pengguna jalan yang biasa melintas dari Tanjung Kemala-RS Sriwijaya, pemerintah segera memperbaiki jalan yang menghubungkan kedua wilayah itu.

Kepastian ini menyusul telah dilakukan peninjuan lokasi jalan dari titik nol oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau langsung lokasi jalan.
Bupati OKU kepada wartawan menjelaskan, pihaknya sudah mengcek lokasi. ”Insyaa Allah tahun ini langsung diperbaiki, kemaren kami (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sduah mengecek ke lokasi,” terang Teddy. Jalan penghubung preservasi antara Desa Tanjung Kemala menuju RSS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur segera diperbaiki. Proyek perbaikan jalan sepanjang 1,73 kilometer dari total panjang 1,965 kilometer ini menggunakan jenis pengerjaan rekonstruksi jalan asbuton. Dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp10,583 miliar yang bersumber sepenuhnya dari dana APBN Tahun Anggaran 2026. Di sela peninjauan, Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih langsung kepada Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian PU.

Pemerintah pusat dinilai responsif dalam menerima usulan daerah untuk membantu perbaikan jalan menggunakan anggaran pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Perbaikan jalan ini memang sudah lama dinanti-nanti masyarakat, khususnya warga RSS Sriwijaya dan warga Desa Tanjung Kemala.

Teddy menambahkan, akses jalan ini memiliki peran yang sangat strategis bagi mobilitas warga setempat. Selama ini, masyarakat dari arah RSS Sriwijaya yang hendak menuju Palembang atau kecamatan lain di OKU harus memutar jauh melewati Kota Baturaja. Dengan adanya perbaikan jalan ini, jarak tempuh akan jauh lebih dekat dan memotong jalur ke Palembang. Dengan dibangunnya jalan ini akses lebih mudah bagi para guru yang untuk pergi dan pulang mengajar, serta memudahkan akses bag pengguna jalan lainnya.
Dikesempatan itu Bupati OKU meminta masyarakat untuk sedikit bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Teddy juga menitipkan pesan kepada pihak kontraktor agar mengutamakan kualitas ketimbang sekadar mengejar target waktu penyelesaian. “Kita jangan hanya bangga karena pengerjaannya cepat selesai, tapi banggalah jika jalan ini nantinya bisa bertahan lama dan dirasakan manfaatnya dengan baik oleh masyarakat,”imbuh Bupati.
Sementara itu, perwakilan BBPJN Kementerian PU, Hastina Wati menjelaskan bahwa nilai kontrak proyek tersebut telah disetujui. Adapun masa pengerjaan fisik ditargetkan memakan waktu kurang lebih selama 60 hari kalender. “Panjang jalan ideal di luar jembatan yang diperbaiki mencapai 1,73 kilometer dengan lebar jalan 4,5 meter. Selain itu, akan ada penambahan bangunan pelengkap jalan jadi total mencapai 5 hingga 6 meter sesuai dengan ROW atau bahu jalan ini,” urai Hastina Wati.( edo)




